Home Finance Gedung Ikonik Arab Ditutup usai Serangan Houthi, Pekerja Diminta WFH
Finance

Gedung Ikonik Arab Ditutup usai Serangan Houthi, Pekerja Diminta WFH

Share
Gedung Ikonik Arab Ditutup usai Serangan Houthi, Pekerja Diminta WFH
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Gedung ikonik di Riyadh, Arab Saudi, Kingdom Centre ditutup menyusul serangan Houthi di bandara setempat minggu lalu. Para pekerja yang berada di sana diminta untuk bekerja dari jarak jauh hingga waktu yang belum ditentukan. 

“Harap diperhatikan pengaturan kerja jarak jauh wajib untuk semua karyawan kantor di Kingdom Centre, berlaku segera dan sampai pemberitahuan lebih lanjut,” isi pemberitahuan manajemen gedung dalam email, dikutip dari France 24, Minggu (18/10/2026).

Meski begitu, mall yang berada di bagian bawah gedung Kingdom Centre tetap dibuka.

Kingdom Centre yang memiliki 99 lantai disewa oleh banyak perusahaan besar, termasuk raksasa jasa keuangan Lerril Lynch, konsultan manajemen McKinsey, dan Dana Moneter Internasional.

Minggu lalu, Houthi menyerang bandara internasional Riyadh. Dalam serangan besar itu sebanyak 13 oranag tewas.

Belum lama ini juga diumumkan dua pilot helikopter meninggal di Najran dekat perbatasan Yaman. Kematian itu disebut karena kerusakan teknis.

“Sebuah helikopter pengintai AH-6i Kementerian Garda Nasional jatuh di wilayah Saudi di Najran karena kerusakan teknis,” kata jruu bicara koalisi Turki, Al-Malki.

Namun Houthi sempat mengumumkan menembak jatuh helikopter Apache di wilayah yang sama.

Sementara itu, Presiden Abdel Fattah al-Sisi meminta anggota parlemen untuk mengesahkan dukungan bagi Arab Saudi dari serangan Houthi.

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *