
Jakarta, CNBC Indonesia – Fasilitas minyak dan gas bumi perusahaan Aramco di Arab Saudi mengeluarkan kepulan asap, setelah terbakar oleh serangan Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran.
Kelompok Houthi mengklaim bahwa fasilitas Aramco di ibu kota Saudi, Riyadh, telah mereka serang dengan rudal balistik dan drone pada Sabtu (3/10/2026) waktu setempat.
“Serangan itu sebagai balasan atas serangan Saudi terhadap Sanaa dan provinsi-provinsi lain di Yaman,” demikian laporan dari Reuters, dikutip Minggu (4/10/2026).
Kepulan asap dan api besar terlihat membubung di sekitar fasilitas Aramco di Riyadh pada Sabtu pagi.
Belum ada konfirmasi langsung dari pihak berwenang Saudi mengenai serangan terhadap fasilitas Aramco. Aramco juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Serangan yang dilaporkan ini terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara Arab Saudi dan Houthi, yang telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota dan infrastruktur energi Saudi.
Kelompok Houthi mengatakan pekan lalu bahwa mereka telah menyerang fasilitas Saudi Aramco di Yanbu dengan rudal dan drone.
Arab Saudi pada saat itu mengatakan telah mencegat enam rudal balistik yang ditembakkan oleh Houthi ke arah Taif dan daerah Yanbu, tetapi tidak melaporkan kerusakan pada fasilitas Aramco.
(arj/arj)
Leave a comment