
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi besar-besaran, nyaris 15% sepanjang pekan lalu akibat “ancaman” downgrade ke standalone market dari MSCI. Pada akhir pekan lalu, Jumat (16/10/2026), indeks turun 11,57% ke level 5.185,10.
Secara akumulatif, indeks acuan pasar saham Indonesia itu turun 14,91%. Sepanjang pekan lalu, IHSG hanya berhasil berakhir di zona hijau dalam satu hari perdagangan saja.
Seiring dengan itu, investor asing terpantau malah melalukan aksi pembelian bersih, sebesar Rp179,51 miliar di seluruh pasar dan Rp361,51 miliar di pasar reguler. Di samping itu, mereka juga melakukan penjualan bersih sebesar Rp182 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Maka, apa saja sejumlah saham yang banyak diborong asing di tengah derasnya tekanan terhadap IHSG? Mengutip Indo Premier, berikut 10 saham net foreign buy terbanyak perdagangan pekan lalu!
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) – Rp348,0 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp132,2 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) – Rp109,8 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) – Rp92,4 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) – Rp84,8 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp64,2 miliar
- PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) – Rp63,4 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) – Rp62,7 miliar
- PT Timah Tbk. (TINS) – Rp61,5 miliar
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp60,6 miliar
(rob/rob)
Leave a comment