Home Finance IHSG Naik Nyaris 2%, Ditutup di Level Tertinggi Harian
Finance

IHSG Naik Nyaris 2%, Ditutup di Level Tertinggi Harian

Share
IHSG Naik Nyaris 2%, Ditutup di Level Tertinggi Harian
Share




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (27/8/2026). IHSG melesat 1,81% dan kembali menembus level 6.500.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 116,06 poin atau 1,81% ke level 6.521,75. Indeks sempat menyentuh level terendah 6.376,65 dan level tertinggi 6.521,75 sepanjang perdagangan.

Penguatan IHSG hari ini menjadi rebound setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (26/8/2026), indeks anjlok 1,48% ke level 6.405,69. Dengan penguatan hari ini, IHSG berhasil menghapus sebagian besar koreksi pada perdagangan sebelumnya.

Penguatan IHSG berlangsung secara luas. Sebanyak 578 saham ditutup menguat, sementara 103 saham melemah dan 282 saham lainnya stagnan.

Akan tetapi aktivitas perdagangan terbilang sepi. Volume transaksi mencapai 35,18 miliar saham dengan nilai transaksi Rp13,51 triliun dan frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,95 juta kali.

Adapun seluruh sektor saham tercatat berada di zona hijau pada perdagangan hari ini. Sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 6,26%.

Selanjutnya, sektor barang konsumer non-primer menguat 3,53%, utilitas naik 3,03%, properti 2,69%, barang baku 2,59%, industri 2,37%, energi 1,81%, barang konsumer primer 1,41%, teknologi 1,33%, serta keuangan 0,90%.

Dari jajaran saham, yang menjadi penopang utama indeks adalah PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) memberikan kontribusi terbesar dengan 9,19 poin terhadap IHSG.

Berikutnya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang 7,14 poin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 6,40 poin, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) 4,92 poin, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 4,70 poin.

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) juga memberikan kontribusi 4,49 poin, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 4,35 poin, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 3,92 poin, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 3,71 poin, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 3,11 poin.

Sementara itu, tekanan terhadap IHSG relatif terbatas. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi saham yang memberikan tekanan terbesar dengan kontribusi negatif 5,64 poin.

Di bawahnya terdapat PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dengan -0,26 poin, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) -0,19 poin, dan PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) -0,12 poin.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *