Home Finance IHSG Sesi Naik 0,7%, Mayoritas Saham di Zona Hijau
Finance

IHSG Sesi Naik 0,7%, Mayoritas Saham di Zona Hijau

Share
IHSG Sesi Naik 0,7%, Mayoritas Saham di Zona Hijau
Share




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan sesi I Kamis (27/8/2026), setelah sempat dibuka melemah dan bergerak fluktuatif pada awal perdagangan.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun hingga penutupan sesi I, IHSG naik 44,59 poin atau 0,70% ke level 6.450,28. Penguatan tersebut membawa IHSG kembali ke atas level psikologis 6.400.

Penguatan IHSG pada sesi I ini terjadi setelah indeks pada perdagangan Rabu (26/8/2026) ditutup anjlok 1,48% ke level 6.405,69.

IHSG dibuka di level 6.390,35, atau melemah dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di 6.405,69. Sepanjang sesi I, indeks bergerak di rentang 6.376,65 hingga 6.456,75.

Hingga akhir sesi I, sebanyak 484 saham menguat, 158 saham melemah, sementara 321 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 17,47 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp6,37 triliun dan frekuensi mencapai 1,05 juta kali.

Penguatan IHSG juga tercermin dari pergerakan seluruh sektor saham yang berada di zona hijau.

Sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,34%. Disusul sektor barang konsumen non-primer yang naik 1,87%, properti 1,50%, industri 1,28%, energi 1,17%, barang baku 1,10%, utilitas 1,08%, teknologi 1,01%, serta sektor akademik dan jasa pendidikan 0,83%.

Sementara itu, sektor barang konsumen primer menguat 0,75% dan sektor keuangan menjadi sektor dengan penguatan paling tipis, yakni 0,18%.

Dari jajaran saham berkapitalisasi besar, Bank Central Asia (BBCA) menjadi salah satu penopang IHSG dengan tambahan 2,35 poin indeks. Diikuti Bumi Resources Minerals (BRMS) sebesar 1,41 poin dan Barito Renewables Energy (BREN) sebesar 1,24 poin.

Saham yang menjadi penopang terbesar IHSG adalah Bumi Resources Minerals (BRMS) dengan kontribusi 4,75 poin indeks, disusul Dian Swastatika Sentosa (DSSA) sebesar 3,65 poin dan Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) sebesar 3,15 poin.

Sebaliknya, Bank Rakyat Indonesia (Persero) (BBRI) menjadi saham yang memberikan tekanan terbesar terhadap IHSG, dengan kontribusi negatif 3,11 poin indeks. Berikutnya Bayan Resources (BYAN) sebesar 1,74 poin dan Merdeka Gold Resources (EMAS) sebesar 1,49 poin.

Dari pasar regional, sebagian bursa Asia juga bergerak positif. KOSPI Korea Selatan menguat 1,49%, Shenzhen naik 1,19%, Shanghai menguat 0,60%, SETI Thailand naik 0,54%, dan Taiwan bertambah 0,52%.

Di sisi lain, Nikkei Jepang melemah tipis 0,05%, Nifty 50 India turun 0,09%, serta Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,42%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *