PTFI punya tambang tembaga terbesar di dunia di ketinggian 4.200 mdpl. Aksesnya menantang, dengan medan curam, suhu dingin, dan oksigen tipis.

PT Freeport Indonesia (PTFI) memiliki area pertambangan tembaga terbesar di dunia. CNBC Indonesia berkesempatan untuk ajak teman-teman ‘mengintip’ bagaimana penampakan dan jalur tempuh ke area tambang terbesar itu. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Uniknya, area tambang PTFI terletak di ketinggian sekitar 4.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan menempuh perjalanan darat dengan medan yang menantang. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Belum lagi, suhu di wilayah pertambangan PTFI pada angka belasan derajat celcius dengan tingkat oksigen yang tipis. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Akses perjalanan menuju wilayah pertambangan PTFI menjadi salah satu medan tersulit di dunia karena medannya yang curam dan berliku. Mengingat, pertambangan PTFI terletak di wilayah terpencil Pegunungan Jaya Wijaya, Mimika, Papua Tengah. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Untuk mencapai pertambangan PTFI, terdapat jalur trem (kereta gantung) yang membentang sepanjang 1.595 meter di ketinggian 2.836 mdpl hingga 3.574 mdpl. Trem tersebut dibangun sejak tahun 1989 dan beroperasi pada tahun 1990. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Trem dengan kapasitas 100 orang tersebut menyuguhkan berbagai pemandangan. Salah satunya pabrik pengolahan hasil tambang (mill) yang memproses konsentrat tembaga sebelum bisa dikirimkan ke fasilitas pemrosesan dan pemurnian (smelter). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Setelah sampai di wilayah pertambangan open pit Grasberg, cuaca terasa sangat dingin dan berkabut. Dari kawasan Grasberg, pemandangan ‘salju abadi’ dari Puncak Jaya (Carstensz Pyramid) bisa terlihat jika tidak tertutup awan dan kabut. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

PTFI sendiri memiliki dua jenis pertambangan yakni pertambangan terbuka yakni di Grasberg di ketinggian 4.200 mdpl dan pertambangan bawah tanah yakni Grasberg Block Cave (GBC), Deep Mill Level Zone (DMLZ), dan Big Gossan di ketinggian 2.500-3.070 mdpl. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)


Leave a comment