
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Apple resmi meluncurkan lini flagship terbarunya, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, dalam ajang spesial yang digelar hari ini, Kamis (10/9) dini hari. Peluncuran ini menjadi momen bersejarah karena menandai debut kepemimpinan CEO baru Apple, John Ternus, yang resmi meneruskan tongkat estafet dari Tim Cook.
Di bawah kepemimpinan Ternus, raksasa teknologi asal Cupertino ini langsung membuat gebrakan dengan merilis model ‘Pro’ terlebih dahulu secara eksklusif, tanpa kehadiran varian reguler maupun ‘Plus’ dalam gelombang pertama.
Dari segi estetika, lini anyar ini tampil lebih segar dengan pilihan warna yang lebih kalem dan elegan. Meninggalkan aksen oranye mencolok ala generasi sebelumnya, iPhone 18 Pro series kini hadir dalam balutan warna deep black, silver, glacier blue, dan burgundy yang unik.
Siri Makin Pintar Berbasis On-Device AI
Sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence) mendapatkan peningkatan masif. Apple mengintegrasikan kemampuan Apple Intelligence pada Siri agar jauh lebih kontekstual, natural, serta sangat menjaga privasi pengguna melalui pemrosesan on-device dan Private Cloud Compute.
Siri kini mampu membaca konteks personal secara mendalam di berbagai aplikasi bawaan seperti Mail dan Messages, bahkan sigap mengeksekusi perintah lintas aplikasi, termasuk aplikasi pihak ketiga. Pengguna dapat berinteraksi secara mulus via suara, teks, maupun antarmuka baru Siri di layar utama.
Saat ini, Apple Intelligence mendukung 16 bahasa global. Khusus asisten Siri berbasis AI, versi beta berbahasa Inggris sudah bisa dinikmati, yang disusul oleh dukungan bahasa Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, serta Portugis pada Oktober mendatang.
Ditenagai Chip A20 Pro Berarsitektur 2nm
Performa monster pada seri ini disokong penuh oleh chip A20 Pro berarsitektur 2nm. Chipset ini dibekali CPU 6-inti yang mencakup 2 inti super baru, diklaim berstandar kelas desktop dan tercepat di industri smartphone dengan peningkatan performa hingga 20%, serta 4 inti efisiensi baru.
Sektor grafis turut digeber lewat GPU 7-inti baru yang menawarkan lonjakan performa grafis hingga 40%, peningkatan bandwidth, serta akselerator neural baru dengan kalkulasi 8FP yang 2 kali lebih cepat untuk mengakselerasi model bahasa besar (LLM) pihak ketiga langsung di perangkat.
Tak tanggung-tanggung, Apple juga menyematkan Neural Engine kedua, membuat total keseluruhannya melonjak menjadi 32 inti.
Guna menjinakkan panas dari performa ekstrem tersebut, Apple mendesain ulang kemasan silikon (silicon packaging) dengan pendekatan kustom ala cip seri-M.
Desain ini menghubungkan silikon dan memori secara langsung ke ruang uap (vapor chamber) demi mendongkrak efisiensi manajemen termal.
Efisiensi Baterai Cetak Rekor
Berkat efisiensi chip A20 Pro, iPhone 18 Pro berhasil mencatatkan lompatan daya tahan baterai yang signifikan. Menariknya, meskipun bodi iPhone 18 Pro lebih ringkas, perangkat ini mampu menyamai durabilitas baterai versi Pro Max.
Secara perinci, iPhone 18 Pro diklaim mampu bertahan hingga 24 jam untuk penggunaan normal dan 36 jam untuk pemutaran video.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max mencatatkan rekor ketahanan baterai terbesar sepanjang sejarah iPhone, yakni hingga 30 jam penggunaan normal dan tembus 45 jam untuk pemutaran video.
Urusan pengisian daya juga makin kilat, pengisian kabel selama 15 menit mampu mengisi baterai hingga 50%, dan hanya 5 menit pengisian sudah cukup untuk memutar video selama 6 jam.
Kamera Fusion 48 MP dengan Variable Aperture
Peningkatan paling disorot hadir di sektor fotografi. iPhone 18 Pro dipersenjatai kamera utama fusion 48 megapiksel baru yang dilengkapi fitur variable aperture (bukaan lensa variabel) untuk kebebasan kontrol kreativitas tingkat profesional.
Untuk mewujudkannya, Apple merancang sistem mekanis rumit yang terdiri dari enam bilah potongan laser, masing-masing lebih tipis dari sehelai rambut manusia, berbahan komposit polimer khusus agar memiliki keseimbangan massa, fleksibilitas, dan durabilitas yang sempurna.
Bukaan lensa ini dapat menyesuaikan secara otomatis; ketika mendeteksi kondisi minim cahaya, diafragma akan membuka lebih lebar untuk menyerap cahaya 50% lebih banyak.
Perekaman video juga semakin profesional berkat dukungan resolusi 4K dalam format Dolby Vision HDR pada mode Time-lapse.
Fitur Pro Controls kini hadir untuk memberikan kendali manual penuh atas white balance, histogram, kecepatan rana (shutter speed), hingga bukaan lensa baik untuk foto maupun video.
Selain itu, ada smart focus tracking berbasis AI on-device untuk mengunci fokus subjek secara akurat meski sempat keluar dari bingkai layar.
Menjawab isu manipulasi gambar digital, Apple memperkenalkan fitur keamanan baru bernama Apple Reference Image. Kamera utama akan langsung menandatangani (sign) data foto pada level piksel saat tombol shutter ditekan.
Fitur Private Cloud Compute kemudian memproses data tertanda tersebut menjadi format gambar utuh yang tidak bisa diubah (unalterable) di aplikasi Photos, menyerupai konsep “negatif digital” di dunia fotografi analog.
Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max
iPhone 18 Pro dibanderol mulai dari US$1.199 (sekitar Rp20 juta) dengan kapasitas 256GB, sementara versi Pro Max dibanderol mulai dari US$1.299 (sekitar Rp22 juta). Kini tersedia juga opsi penyimpanan 2TB.
Pemesanan awal dimulai 12 September 2026. Belum jelas kapan HP ini akan diboyong ke Tanah Air. Kita tunggu saja!
(fab/fab)
Leave a comment