Kerusuhan pecah di Ben Guerdane, Tunisia, usai kapal migran tenggelam. Massa menuntut pencarian dipercepat, melempar batu, kembang api, dan membakar benda.
Kerusuhan pecah di Ben Guerdane, Tunisia, usai kapal migran tenggelam. Massa menuntut pencarian dipercepat, melempar batu, kembang api, dan membakar benda.

Anak-anak muda menggelar aksi di Ben Guerdane, Tunisia, Senin (24/8/2026). Unjuk rasa tersebut berlangsung tegang hingga memicu bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Para pengunjuk rasa melemparkan batu dan kembang api serta membakar sejumlah benda di jalan. Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Hal ini terjadi usai kapal migran tenggelam saat menuju Italia. Sebelumnya, Garda Nasional Tunisia menyatakan 11 jenazah telah ditemukan oleh penjaga pantai, sementara tiga orang lainnya masih hilang. Seluruh penumpang kapal diketahui berasal dari wilayah Ben Guerdane di Tunisia tenggara. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Operasi pencarian terus dilakukan oleh tim penjaga pantai, militer, dan perlindungan sipil dengan dukungan dua helikopter. Tim dikerahkan untuk menyisir perairan guna menemukan tiga migran yang masih belum diketahui keberadaannya. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Kapal tersebut berangkat pada Kamis dini hari dengan membawa 15 orang, yang sebagian besar merupakan anak muda. Kapal itu kemudian tenggelam di lepas pantai Tunisia. Sejauh ini, hanya satu orang yang ditemukan selamat, menurut keterangan ketua kelompok hak-hak migran pada Sabtu. (REUTERS/Ahmed Jarray)
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
Leave a comment