Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji mengaku belum bertemu secara khusus dengan Presiden Prabowo Subianto usai resmi dilantik menggantikan Menperin periode tahun 2024-2026 Agus Gumiwang Kartasasmita.
Hal itu terungkap saat Sarmuji ditanya rencana jangka pendek dan target yang ditugaskan Presiden Prabowo kepadanya, usai acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sarmuji sendiri dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta, Kamis (1/10/2026).
“Saya akan habis ini akan rapat terlebih dahulu, saya akan memetakan persoalannya, bagaimana kita bisa menumbuhkan sektor manufaktur. Karena tentu banyak faktor yang harus kita selesaikan. Tapi habis ini saya akan rapat untuk menentukan peta masalahnya seperti apa dan solusinya seperti apa yang harus kita lakukan,” kata Sarmuji.
“Saya berharap benar Kementerian Perindustrian tidak berpikir kendalannya terlebih dahulu, berpikir peluangnya terlebih dahulu. Kalau awal sejak awal kita berpikir kendala, tentu kita tidak akan pernah bisa maju. Tapi kalau kita berpikir peluang, potensi, tentu kita ada optimisme untuk melangkah ke depan,” tegasnya.
Terkait tugas khusus dari Presiden Prabowo, Sarmuji menegaskan hal senada. Dia menyebut target pertumbuhan ekonomi ditopang industri nasional.
“Saya belum bertemu secara khusus dengan Presiden, tapi saya meyakini titik tekan Pak Presiden pasti juga berkaitan tadi. Menjadikan industri menjadi leverage faktor pertumbuhan ekonomi, dan menjadikan industri sebagai sarana penciptaan lapangan kerja yang lebih baik,” ucapnya.
“Karena tidak ada sektor yang melebihi sektor industri dalam potensi penyerapan tenaga kerja,” sambungnya.
Di sisi lain, Sarmuji menegaskan, hilirisasi akan tetap menjadi bagian dai prioitas kerjanya. Karena itu, dia menduga, ke depan Kemenperin akan berada di bawah koordinasi Menteri Koordinator (Menko). Dalam reshuffle ketujuh pemerintahannya kali ini, Presiden Prabowo melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahli Lahadalia merangkap sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.
“Karena sebenarnya hilirisasi dan industri itu kan sejalan,” ucap Sarmuji.
Dalam pidato pertamanya sebagai Menteri Perindustrian yang baru, Sarmuji meminta semua jajaran Kemenperin agar tidak memberikan penghormatan berlebihan kepadanya dan istrinya. Dia pun memuji pembawaan sikap istri Agung Gumiwang yang disebutnya sederhana.
“Saya pribadi minta agar semua pejabat di Kementerian Perindustrian, kita bisa saling mendukung dan saling mengingatkan. Kalau ada yang hal yang harus diingatkan kepada saya, jangan sungkan mengingatkan saya,” ucapnya.
“Jangan memberi penghormatan berlebihan kepada saya. Penghormatan berlebih akan menciptakan sekat dan dinding. Akan menciptakan barrier psikologis. Orang mau memberikan masukan, memberikan saran, bahkan memberikan kritik, menjadi susah karena ada pelayanan yang berlebihan, kita maunya cair saja. Istri saya juga jangan diperlakukan berlebihan,” ucap Sarmuji.
Dia juga ingin ekosistem birokrasi Kemenperin tidak terlalu kaku.
“Agar setiap saran itu bisa dipertimbangkan, setiap masukan itu layak untuk menjadi pilihan-pilihan. Untuk tampil sederhana ya semua dari kita memang harus tampil sederhana ya, semua pejabat publik. Apalagi di kalangan birokrasi, tentu kita tampil sewajarnya saja. Tidak ada yang perlu berlebihan, baik dalam tampilan maupun dalam tata cara kita bersikap,” tegas Sarmuji.
Sertijab Menteri Perindustrian baru Muhammad Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (2/10/2026). (CNBC Indonesia/Damiana Cut E) Foto: Sertijab Menteri Perindustrian baru Muhammad Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (2/10/2026). (CNBC Indonesia/Damiana Cut E)
|
(dce/dce)

Leave a comment