
Jakarta, CNBC Indonesia – Angkatan Udara Sri Lanka menerbangkan tiga biksu ke wilayah yang terdampak kekeringan untuk memanjatkan doa agar hujan turun. Ritual tersebut dilakukan saat negara menghadapi ancaman kekeringan parah akibat fenomena El Nino.
Tiga biksu berjubah melantunkan doa saat penerbangan pada malam hari tanggal 19 September untuk berdoa agar kekeringan berakhir. Sementara personel angkatan udara memercikkan air suci dari botol plastik berukuran lima liter.
Ketiga biksu tersebut diterbangkan menggunakan pesawat jenis Y-12. Angkatan Udara Sri Lanka menyebut penerbangan itu sebagai simbol kepedulian di tengah kondisi cuaca kering yang melanda masyarakat.
“Ketika bangsa ini menghadapi kesulitan akibat cuaca kering, pesawat tersebut mengudara dalam sebuah tindakan simbolis penuh kasih sayang,” kata Angkatan Udara Sri Lanka dalam unggahan di media sosial, dikutip dari Straits Times, Selasa (22/9/2026).
Departemen Meteorologi Sri Lanka sebelumnya memperingatkan bahwa negara tersebut berpotensi mengalami kekeringan parah sekaligus hujan lebat hingga akhir tahun. Kondisi ini terjadi ketika Sri Lanka menghadapi fenomena El Nino yang disebut sebagai salah satu yang terburuk.
Meski para biksu berdoa agar hujan turun di wilayah terdampak kekeringan, ahli meteorologi juga memperkirakan hujan deras akan mengguyur sejumlah wilayah lain di negara berpenduduk sekitar 22 juta jiwa tersebut.
Di Taman Nasional Yala, taman satwa terbesar Sri Lanka yang berada di bagian tenggara, dua dari enam blok kawasan telah ditutup untuk pengunjung akibat kekeringan.
Para ahli cuaca memperkirakan kondisi kering tersebut akan berubah menjadi hujan lebat mulai akhir September hingga Desember. Namun, periode hujan itu diperkirakan kembali diikuti kekeringan berkepanjangan pada awal 2027.
Pejabat setempat mengatakan sejumlah waduk air, termasuk yang memasok pembangkit listrik tenaga air, saat ini terisi sekitar 50%. Kondisi tersebut masih lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, pemerintah tetap khawatir jika kekeringan semakin parah pada tahun depan.
Sri Lanka sebelumnya juga pernah menggelar ritual keagamaan ketika cadangan air untuk pembangkit listrik tenaga air menipis. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada para dewa agar hujan turun.
El Nino merupakan fenomena iklim alami yang meningkatkan suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Pasifik khatulistiwa. Fenomena ini dapat mengubah pola angin dan curah hujan di berbagai wilayah dunia.
Perubahan iklim akibat aktivitas manusia juga dapat memperkuat dampak El Nino. Suhu laut dan atmosfer yang lebih tinggi membuat lebih banyak energi dan uap air tersedia untuk memicu cuaca ekstrem.
(dem/dem)
Leave a comment