Home Finance Lebihi Target, Setoran Batu Bara Cs ke Negara Bisa Tembus Rp160 T
Finance

Lebihi Target, Setoran Batu Bara Cs ke Negara Bisa Tembus Rp160 T

Share
Lebihi Target, Setoran Batu Bara Cs ke Negara Bisa Tembus Rp160 T
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia memproyeksikan setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor batu bara dan pertambangan mineral dapat menembus angka di atas Rp 160 triliun. Proyeksi penerimaan negara tersebut dinilai bisa melampaui target awal yang telah ditetapkan dalam APBN 2026.

Hal tersebut Bahlil sampaikan dalam capaian kinerja sektor energi dan sumber daya mineral dalam Rapat Kabinet Paripurna dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026).

Bahlil memaparkan bahwa capaian kinerja PNBP sektor ESDM tetap tumbuh meskipun volume produksi batu bara nasional mengalami penurunan. Target PNBP yang semula ditetapkan sebesar Rp 133 triliun diproyeksikan bisa terlampaui.

“Alhamdulillah tadi kita melakukan Rapat Kabinet paripurna dalam rangka 2 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo dan mas Gibran Rakabuming Raka. Saya tadi sampaikan capaian kinerja di sektor ESDM batu bara kita sekalipun produksi menurun tapi target PNBP kita melampaui target,” ujar Bahlil, dikutip Kamis (22/10/2026).

Realisasi setoran PNBP yang diproyeksikan menembus lebih dari Rp 160 triliun tersebut seiring dengan peningkatkan capaian devisa dari ekspor batu bara nasional. Bahlil menyebutkan devisa ekspor batu bara juga diproyeksikan melampaui target US$ 27 miliar hingga menyentuh angka di atas US$ 30 miliar.

“Ekspor kita target devisa dari batu bara kita melebihi target kita targetnya US$ 27 miliar ini akan bisa mencapai di atas US$ 30 miliar,” kata Bahlil.

Bahlil mengatakan bahwa lonjakan setoran PNBP dari Rp 133 triliun hingga melebihi Rp160 triliun memberikan kontribusi nyata bagi penopangan penerimaan kas negara di tengah tantangan perekonomian dan energi global.

“Pendapatan PNBP kita dari Rp 133 triliun itu bisa mencapai Rp 160 triliun lebih jadi rata-rata, oke,” tutur Bahlil.

(pgr/pgr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *