
Jakarta, CNBC Indonesia – Penggunaan transportasi umum di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) terus mengalami kenaikan. LRT Jabodebek bahkan mencatat rekor jumlah pengguna bulanan sepanjang hampir tiga tahun beroperasi.
Pada Juli 2026, LRT Jabodebek melayani 3.060.436 pengguna. Angka tersebut menjadi jumlah penumpang bulanan tertinggi sejak layanan kereta ringan tersebut mulai beroperasi pada Agustus 2023.
Kenaikan jumlah pengguna juga terlihat dari akumulasi perjalanan sepanjang tahun ini. Dalam periode 1 Januari hingga 31 Juli 2026, LRT Jabodebek telah melayani 19.079.347 pengguna.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 21% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat sebanyak 15.772.638 pengguna. Artinya, terdapat tambahan sekitar 3,31 juta pengguna dalam tujuh bulan pertama 2026.
Dari sejumlah stasiun yang melayani perjalanan LRT Jabodebek, Stasiun Harjamukti menjadi titik dengan jumlah pengguna terbanyak selama Juli 2026. Stasiun yang berada di kawasan Depok tersebut mencatat 705.475 pengguna.
Setelah Harjamukti, jumlah pengguna tertinggi tercatat di Stasiun Bekasi Barat sebanyak 358.225 pengguna, kemudian Stasiun Cikunir 1 dengan 345.055 pengguna dan Stasiun Jatimulya sebanyak 330.721 pengguna.
“Dengan pencapaian 3 juta pengguna LRT Jabodebek pada bulan Juli 2026 menjadi yang tertinggi menjelang 3 tahun beroperasi,” kata Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika, Jumat (21/8/26).
Peningkatan jumlah penumpang menunjukkan semakin banyak masyarakat yang menjadikan LRT sebagai pilihan untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
“Pertumbuhan pengguna menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ucap Radhitya.
(dem/dem)
Leave a comment