
Jakarta, CNBC Indonesia – Manusia tertua di dunia, Ethel Caterham, merayakan ulang tahunnya yang ke-117 pada Jumat (21/8/2026). Caterham, seorang wanita asal Inggris, saat ini tinggal di sebuah panti wreda di Surrey.
Dia merupakan orang Inggris pertama yang mencapai usia 117 tahun, menurut Guinness World Records (GWR).
“Saya menjalani hari yang indah dengan merayakannya bersama keluarga dan teman-teman, dan saya tak sabar ingin tahu apa yang akan terjadi tahun depan,” ujar Caterham kepada kantor berita Inggris, PA Media.
Hidup selama 117 tahun, Caterham sudah menyaksikan dua Perang Dunia, tenggelamnya kapal Titanic, dan pandemi Covid-19 – ia adalah salah satu orang tertua yang selamat dari virus ini setelah tertular virus tersebut pada 2020 pada usia 110 tahun, menurut GWR.
Lahir pada 21 Agustus 1909 di Shipton Bellinger, Hampshire, Inggris selatan, sebagai anak bungsu kedua dari delapan bersaudara, Caterham adalah orang terakhir yang lahir pada masa pemerintahan Raja Edward VII.
Pada usia 18 tahun, dia bepergian sendirian ke India, untuk bekerja sebagai pengasuh anak di sebuah keluarga militer. Dia kemudian bertemu Mayor Angkatan Darat Inggris Norman Caterham di sebuah pesta makan malam pada 1931. Keduanya menikah dua tahun kemudian.
Mereka tinggal di Salisbury sebelum pindah ke luar negeri, termasuk ke Hong Kong, tempat Caterham mendirikan taman kanak-kanak. Mereka kemudian kembali ke Inggris dan membesarkan dua anak perempuan, keduanya telah meninggal. Suaminya meninggal pada 1976.
Caterham memiliki tiga cucu perempuan dan lima cicit.
Meski memiliki usia yang mengesankan, Caterham masih jauh dari rekor umur manusia terlama yang terverifikasi.
Gelar itu milik wanita Prancis Jeanne Calment, yang meninggal pada tahun 1997 dalam usia 122 tahun 164 hari.
(hsy/hsy)
Leave a comment