Home Finance Orang Dalam Ungkap Alasan Sebenarnya Layar iPhone Duo Retak
Finance

Orang Dalam Ungkap Alasan Sebenarnya Layar iPhone Duo Retak

Share
Orang Dalam Ungkap Alasan Sebenarnya Layar iPhone Duo Retak
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang karyawan Foxconn mengungkap dugaan penyebab layar ponsel lipat pertama Apple, iPhone Duo, mengalami keretakan. Masalah tersebut diduga muncul karena Apple terburu-buru meluncurkan perangkat itu ke pasar hingga menurunkan standar pengendalian kualitas (quality control) demi mengejar target produksi.

Melansir laman PhoneArena, Jumat (30/10/2026), karyawan Foxconn yang tidak disebutkan namanya itu mengklaim bahwa Apple tidak menunggu hingga iPhone Duo memenuhi standar kualitas yang diharapkan sebelum memasarkannya.

Laporan tersebut muncul setelah sejumlah pengguna melaporkan unit iPhone Duo mereka rusak hanya dalam beberapa jam pemakaian. Masalah ini ramai dijuluki sebagai “Crackgate” di internet.

Kerusakan diduga berasal dari komponen di bawah layar lipat bagian dalam, tepatnya di area engsel. Komponen tersebut dilaporkan dapat bergeser saat ponsel digunakan secara normal, lalu menekan permukaan layar hingga retak ketika pengguna membuka atau melipat perangkat.

Retakan muncul secara vertikal dari atas hingga bawah di bagian tengah layar. Sejumlah unit juga dilaporkan mengalami piksel mati atau macet (stuck pixel). Dalam beberapa kasus, layar bahkan tidak merespons sentuhan atau menjadi gelap sepenuhnya.

Menurut karyawan Foxconn tersebut, Apple diduga menurunkan standar pengendalian kualitas untuk memastikan stok iPhone Duo tersedia dalam jumlah lebih banyak saat peluncuran.

Tingkat keberhasilan produksi (yield) disebut masih mengecewakan ketika bulan Oktober semakin dekat. Padahal, Apple telah memutuskan untuk meluncurkan iPhone Duo setelah merilis iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Kondisi tersebut diduga mendorong perusahaan melonggarkan pemeriksaan kualitas agar bisa memenuhi target ketersediaan perangkat di pasar.

Masalah iPhone Duo ternyata tidak hanya terbatas pada sektor layar. Sejumlah pengguna juga melaporkan aplikasi yang tidak terbuka sebagaimana mestinya, sementara beberapa unit mengeluarkan bunyi berderit ketika dilipat atau dibuka.

Bahkan, aplikasi bawaan Apple yang telah dioptimalkan untuk perangkat tersebut dilaporkan masih mengalami gangguan (glitch) dan bug. Beberapa elemen antarmuka pengguna (user interface) tiba-tiba tidak merespons, sedangkan penempatan bilah samping (sidebar) pada layar luar dinilai belum optimal.

Berbagai masalah tersebut mengindikasikan bahwa Apple terburu-buru memasuki pasar ponsel lipat. Perusahaan raksasa asal Cupertino itu disebut-sebut ingin segera menghadirkan pesaing berbasis iOS untuk menantang Galaxy Z Fold 8, Huawei Pura X Max, dan Xiaomi 18 Fold pada tahun ini.

PhoneArena menilai Apple seharusnya menunda peluncuran hingga teknologi layar lipatnya kian matang, mendapatkan kamera bawah layar (under-display camera) yang lebih baik, atau memiliki persediaan produk yang benar-benar memadai.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pengiriman pesanan awal (pre-order) iPhone Duo terpaksa mundur hingga tahun depan. Sementara itu, ketersediaan stok di toko fisik saat hari peluncuran dinilai tidak cukup untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen yang datang langsung.

Respons Apple

Apple belum menanggapi komentar dari karyawan Foxconn yang membeberkan penyebab layar iPhone Duo retak. Namun, beberapa saat lalu Apple mengonfirmasi adanya masalah pada sebagian kecil unit dan mengimbau pengguna yang terdampak untuk segera mengajukan penggantian.

“Respons terhadap iPhone Duo dari para pengguna awal sangat positif. Kami juga melihat antusiasme dari para pengembang yang bergerak cepat memperbarui aplikasi mereka demi memaksimalkan form factor unik ini,” tulis Apple dalam pernyataan resminya kepada 9to5Mac.

“Kami menyadari adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sebagian kecil unit iPhone Duo. Jika pengguna mengalami kendala pada layar perangkat mereka, disarankan untuk langsung menghubungi AppleCare untuk mendapatkan unit pengganti,” lanjut raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Apple menegaskan bahwa kasus ini hanya berdampak pada segelintir unit dan gejalanya muncul dalam waktu relatif singkat setelah penggunaan. Sebagian besar perangkat dipastikan aman.

Pengguna juga tidak diwajibkan memiliki garansi tambahan AppleCare+ untuk mengklaim penggantian unit. Bagi konsumen yang membeli perangkat melalui operator seluler (carrier), Apple meminta agar proses klaim dilakukan langsung ke AppleCare, bukan melalui pihak operator.

Laporan terkait masalah layar retak ini pertama kali meruak di platform Reddit dan forum online sepanjang akhir pekan. Para pengguna mengunggah foto keretakan yang terjadi persis di area tengah engsel. Meski begitu, selain laporan valid dari pengguna asli, beredar pula beberapa unggahan palsu hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI-generated).

Sementara itu, tim dari iFixit menduga masalah ini dipicu oleh komponen internal tertentu yang memberikan tekanan berlebih (excessive pressure) pada panel layar saat dilipat.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *