
Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri komunitas keamanan siber SecKC Bill Swearington menemukan cara untuk tidak dikenali kamera pengawas. Yakni menggunakan pakaian dan penutup kepala sederhana dengan beberapa pola tertentu.
Seperti diketahui, kemajuan teknologi membuat kamera, termasuk kamera pengawas bisa melihat objek dengan begitu jelas. Mulai dari pelat nomor hingga mengidentifikasi wajah seseorang.
PCMag mencatat kamera dengan teknologi pengenalan wajah juga bisa melacak emosi, pakaian, serta kebiasaan harian seseorang.
Dalam konferensi keamanan Black Hat, Swearington menjelaskan soal algoritma yang dikembangkannya. Algoritma ini dapat dicetak dan bisa menggagalkan model pengenalan wajah melakukan identifikasi pada seseorang.
Saat ini, Swearington sedang menggalang dana untuk memproduksi baju “anti-kamera” yang akan dipasarkannya.
Teknologi membuat pola ini disebut noRecognition. Beberapa tahun ke depan, secara teoritis, seseorang bisa menggunakan syal dan kemeja dengan pola dalam teknologi ini untuk menghindari deteksi AI.
Dia telah menguji coba penelitiannya ini pada sebelah model pengenalan wajah berbeda, termasuk dalam sistem Palantir, Axon, dan Clearview AI.
Namun penelitian dan pengujiannya masih tahap awal. Swearington juga tak mengungkapkan semua polanya, karena kemungkinan tidak ingin perusahaan kamera bisa mempelajari dan melatihnya pada model sistem.
Sebenarnya konsep anti-pengenalan wajah bukanlah hal baru. Adam Harvey seorang seniman dan peneliti privasi juga pernah memperlihatkan sistem yang dikembangkannya pada 2010 lalu.
Sistem itu menggunakan teknik riasan dan penataan rambut bersifat antagoni.
(dem/dem)
Leave a comment