
Jakarta, CNBC Indonesia- Sebagai negara dengan populasi sekitar 280 juta jiwa, Founder & Group Managing Director Alpa IVF Group, Dato’ Colin Lee memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar 350.000 prosedur bayi tabung setiap tahunnya sementara saat ini baru terdapat sekitar 15.000 siklus IVF (In Vitro Fertilization) per tahun.
Menilik kondisi ini serta potensi pertumbuhan ekonomi yang masih sangat besar, masyarakat Indonesia memiliki kemampuan menjalankan program bayi tabung sehingga kebutuhannya terus meningkat. Untuk itu Alpha IVF beserta perusahaan-perusahaan afiliasinya telah melayani banyak pasien asal Indonesia untuk menjalani program bayi tabung di Kuala Lumpur dan Penang serta telah membantu mewujudkan kelahiran lebih dari 10.000 bayi lewat program IVF
Di Malaysia, sekitar 60% pasien Alpha IVF Group merupakan pasien asing dan dari angka ini lebih dari separuhnya berasal dari Indonesia, hal ini yang mendorong Alpha IVF bersiap berekspansi untuk menghadirkan layanan program bayi tabung langsung di Indonesia melalui klinik satelit di Jakarta dan Medan serta pusat layanan IVF terpadu yang akan dikembangkan di Bali dan BSD.
Seperti apa potensi pengembangan layanan bayi tabung asal Malaysia di Indonesia? Selengkapnya simak ulasan Shafinaz Nachiar dengan Founder & Group Managing Director Alpa IVF Group, Dato’ Colin Lee dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 28/10/2026)
Leave a comment