Taiwan menghentikan aktivitas hampir seluruh pulau menjelang Topan Champi. Warga bersiaga sementara ratusan penerbangan dibatalkan dan pasar keuangan ditutup.
Taiwan menghentikan aktivitas hampir seluruh pulau menjelang Topan Champi. Warga bersiaga sementara ratusan penerbangan dibatalkan dan pasar keuangan ditutup.

Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur Taipei, Taiwan, Kamis menjelang kedatangan Topan Champi. Hampir seluruh wilayah Taiwan menghentikan aktivitas pada Jumat (23/10/2026) untuk mengantisipasi angin kencang dan hujan lebat. Meski intensitasnya mulai melemah, badai tersebut diperkirakan tetap berdampak pada sebagian besar wilayah pulau itu tanpa mendarat langsung. (REUTERS/Ann Wang)

Mengutip Reuters, Champi sebelumnya sempat berstatus topan super dan menjadi salah satu badai terkuat di Samudra Pasifik tahun ini. Menurut Badan Cuaca Pusat Taiwan (CWA), badai tersebut masih membawa embusan angin hingga sekitar 191 km/jam di dekat pusatnya. (REUTERS/Ann Wang)

CWA melaporkan pusat Topan Champi berada sekitar 330 km di sebelah timur ujung selatan Taiwan. Berdasarkan prakiraan jalurnya, badai akan melintas di dekat timur laut Taiwan, bergerak ke utara menuju pesisir China, kemudian mengarah ke wilayah selatan Jepang. (REUTERS/Ann Wang)

Dengan radius sekitar 320 km, Champi diperkirakan dapat memengaruhi sebagian besar wilayah Taiwan. Para ahli cuaca memperkirakan dampak badai tersebut bisa berlangsung hampir dua hari. (Tangkapan Layar Video Reuters)

Penutupan juga berlaku di sektor transportasi dan keuangan. Kementerian Transportasi Taiwan membatalkan seluruh 262 penerbangan domestik pada Jumat, serta lebih dari 350 penerbangan internasional. Pasar keuangan Taiwan juga ditutup selama sehari. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Papan informasi menunjukkan sejumlah penerbangan dibatalkan akibat Topan Champi. Sementara itu, Kepulauan Kinmen yang dikuasai Taiwan dan terletak di dekat pesisir China menjadi pengecualian, dengan sekolah dan perkantoran tetap beroperasi seperti biasa. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
Leave a comment