
Jakarta, CNBC Indonesia- Payroll AS atau pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu pondasi bisnis strategis bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan basis nasabah yang besar. Direktur Consumer dan Ritel Bank BJB, Nunung Suhartini menyebutkan di Bank BJB saat ini mengelola hampir 800.000 rekening payroll ASN yang rantai nilainya digunakan untuk pengembangan penghimpunan dana, aktivitas transaksi dan pengembangan kredit consumer.
Dalam mengelola dan mendorong pengelolaan payroll ASN, BPD terus memperluas peningkatan aktivitas transaksi dan penguatan hubungan jangka panjang dengan nasabah yang didukung aplikasi layanan digitalisasi.
Senada dengan Bank BJB, Payroll ASN disebut Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo sebagai ‘captive market’ Bank Jatim sebagai pintu masuk dalam ekosistem pemerintahan daerah.
Bank Jatim dalam mengoptimalkan payroll ASN dilaksanakan melalui penyediaan produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan nasabah ASN termasuk untuk kebutuhan gaya hidup dan investasi nasabah. Bank Jatim melalui JConnect juga menyediakan layanan transaksi digitalisasi yang mencakup semua kebutuhan transaksi keuangan nasabah.
Seperti apa peran payroll ASN bagi pertumbuhan bisnis BPD? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Consumer dan Ritel PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) Bank BJB, Nunung Suhartini dan Direktur Ritel & Syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim, Tonny Prasetyo dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 15/10/2026)
Leave a comment