Home Finance Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan
Finance

Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan

Share
Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Jane Street, perusahaan perdagangan (trading) raksasa di Wall Street, dilaporkan mengalami kerugian sekitar US$15 miliar atau setara Rp246 triliun pada Juli 2026. Kerugian tersebut sebagian dipicu oleh masalah yang menimpa hedge fund Situational Awareness, menurut sejumlah orang yang mengetahui persoalan tersebut.

Melansir The Wall Street Journal, kerugian pada Juli menjadi yang terburuk dalam sejarah bulanan Jane Street, menurut salah satu sumber yang mengetahui kondisi perusahaan. Besarnya kerugian tersebut mengejutkan, mengingat Jane Street masih mencatatkan kinerja perdagangan terbaiknya sepanjang tahun ini.

Hingga Juli 2026, pendapatan Jane Street disebut telah mencapai lebih dari US$40 miliar. Dengan capaian tersebut, perusahaan masih berada di jalur untuk mencatatkan tahun perdagangan yang sangat kuat meskipun mengalami kerugian besar pada Juli.

Situational Awareness menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tekanan yang dialami Jane Street pada bulan tersebut. Masalah yang menimpa hedge fund tersebut turut berdampak pada posisi perdagangan Jane Street dan menyebabkan perusahaan mencatat kerugian dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Jane Street dikenal sebagai salah satu perusahaan perdagangan paling dominan di pasar keuangan global, dengan aktivitas yang mencakup saham, obligasi, komoditas, mata uang hingga aset digital. Perusahaan tersebut menggunakan strategi perdagangan berbasis teknologi dan algoritma untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar di berbagai pasar.

Kerugian sekitar US$15 miliar dalam satu bulan menjadi kontras dengan kinerja Jane Street sepanjang tahun berjalan. Perusahaan masih mencatatkan pendapatan lebih dari US$40 miliar hingga Juli, menunjukkan besarnya skala bisnis perdagangan yang dijalankannya.

Meski demikian, besarnya kerugian pada Juli menjadi perhatian karena menunjukkan bagaimana gangguan pada satu posisi atau mitra perdagangan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perusahaan trading besar. Jane Street hingga kini belum memberikan rincian publik mengenai besaran kerugian tersebut maupun eksposurnya terhadap Situational Awareness.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *