Home Finance Prabowo Buka-bukaan Aktor Intelektual Di Balik Aksi Demonstrasi Ricuh
Finance

Prabowo Buka-bukaan Aktor Intelektual Di Balik Aksi Demonstrasi Ricuh

Share
Prabowo Buka-bukaan Aktor Intelektual Di Balik Aksi Demonstrasi Ricuh
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengaku sudah mendapatkan informasi terkait pihak-pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi yang terjadi hingga berujung kericuhan beberapa waktu lalu.

Hal tersebut ditanyakan kepada Prabowo dalam dialog bersama jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026). Saat itu Prabowo ditanya terkait muatan politik yang ada dalam aksi demonstrasi dan sosok yang menjadi aktor intelektual.

“Indonesia ini selamat kalau kita bisa berantas korupsi. Ya jelas koruptor enggak suka kan,” kata Prabowo.

Prabowo membenarkan para koruptor yang menjadi aktor intelektual penggerak aksi demonstrasi yang terjadi. Termasuk para pelaku yang melakukan praktik under invoicing atau penyelewengan laporan ekspor.

“Ya kira-kira. Ya kira-kira. Ya, itu satu (koruptor). Kedua, saya juga katakan selama ini ya 30 tahun lebih kekayaan kita di menurut saya diselewengkan oleh praktik under invoicing ya,” jawabnya.

Kepala negara menjelaskan bahwa dari 34 tahun terakhir, praktik laporan palsu ini membuat negara merugi hingga US$908 miliar atau Rp15.000 triliun.

Lebih lanjut, dia juga mengaku mendapatkan laporan bahwa banyak anak yang dibayar untuk melakukan aksi demonstrasi dengan bayaran Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Termasuk laporan terhadap siapa pihak yang menjadi aktor intelektual.

“Ya kita sudah mengarah ke situ,” jawab Prabowo. “Saya katakan kalau kita mau tertib, yang nikmati ketertiban siapa? Iya kan? Kalau kita mau berantas narkoba, emangnya orang mafia narkoba akan diam?.”

(miq/miq)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *