Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia kaya akan buah tropis yang panennya bergantung pada musim. Salah satunya mangga, yang mulai memasuki musim panen pada Oktober dan membuat buah ini kembali membanjiri pasar.
Dibalik melimpahnya buah yang kerap dijumpai di pasaran ini, jutaan pohon mangga produktif tak serta-merta menjamin panen yang lebih melimpah.
Produksi mangga Indonesia justru turun 8,87% pada 2025, meski jumlah tanaman menghasilkan meningkat pada paruh kedua tahun tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi mangga Indonesia mencapai 3,01 juta ton pada 2025, turun dari 3,30 juta ton pada 2024.
Di sisi lain, jumlah tanaman mangga menghasilkan mencapai 17,91 juta pohon pada triwulan IV, lebih dari dua kali lipat jumlah pada triwulan II yang sebanyak 7,92 juta pohon.
Perbedaan arah kedua indikator ini menunjukkan bahwa jumlah pohon produktif bukan satu-satunya penentu hasil panen.
Produktivitas setiap pohon, usia tanaman, varietas, dan kondisi selama musim produksi juga dapat memengaruhi jumlah buah yang dihasilkan.
dapat memengaruhi jumlah buah yang dihasilkan.
Meski turun dalam setahun terakhir, produksi mangga pada 2025 masih lebih tinggi dibandingkan 2021 yang mencapai 2,83 juta ton. Dengan demikian, produksi mangga meningkat sekitar 6,1% dalam empat tahun.
Secara wilayah, Jawa Timur menjadi produsen mangga terbesar dengan kontribusi 43,33% terhadap produksi nasional atau setara 1,30 juta ton.
Provinsi ini memiliki 8,42 juta pohon yang menghasilkan. Posisi berikutnya ditempati Jawa Tengah dengan produksi 545,26 ribu ton atau 18,12% dari total nasional, didukung 3,72 juta pohon produktif.
Sementara itu, Jawa Barat menyumbang 14,12% atau 424,83 ribu ton, dengan 3,38 juta pohon yang menghasilkan.
Konsumsi Rumah Tangga Ikut Turun
Penurunan juga terlihat pada konsumsi mangga oleh rumah tangga. Pada 2025, konsumsi tercatat sebesar 156,68 ribu ton, turun 24,19% dibandingkan 2024 yang mencapai 206,69 ribu ton.
Angka konsumsi tersebut mencakup mangga segar dan olahan. Meski lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, konsumsi rumah tangga pada 2025 masih sedikit lebih tinggi dibandingkan 2021 yang sebesar 145,78 ribu ton.
Berapa Banyak Mangga Dihasilkan Pohon Produktif?
Sementara produksi dan konsumsi turun, jumlah tanaman mangga menghasilkan pada 2025 tercatat meningkat pada paruh kedua tahun tersebut.
Jumlahnya sebesar 8,88 juta pohon pada triwulan I, turun menjadi 7,92 juta pada triwulan II, kemudian naik menjadi 12,44 juta pada triwulan III dan mencapai 17,91 juta pohon pada triwulan IV.
Lantas, berapa banyak buah yang dapat dihasilkan oleh jutaan pohon tersebut?
Sebagai gambaran, informasi budidaya mangga yang dikutip dari MMA Farms, menyebut pohon matang berusia 10 tahun ke atas dapat menghasilkan sekitar 100-200 buah per musim (3-4 bulan).
Produksi mangga Foto: BPS
|
Pohon muda yang baru memasuki masa berbuah, sekitar usia 3-5 tahun, umumnya menghasilkan 10-50 buah. Dalam kondisi tertentu, pohon besar bahkan dapat menghasilkan lebih dari 500 buah.
Besarnya produksi mangga Indonesia menunjukkan potensi buah tropis yang masih dapat dikembangkan. Namun, untuk menjaga pasokan tetap melimpah dari tahun ke tahun, jumlah pohon produktif perlu diimbangi dengan produktivitas tanaman, perawatan kebun, serta kondisi cuaca yang mendukung selama masa pertumbuhan hingga panen.
(mae/mae)

Leave a comment