Home Finance Serangan Diam-Diam Bikin Negara Lumpuh 4 Hari Penuh
Finance

Serangan Diam-Diam Bikin Negara Lumpuh 4 Hari Penuh

Share
Serangan Diam-Diam Bikin Negara Lumpuh 4 Hari Penuh
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Inggris menjadi korban serangan siber kelompok terkait dengan Iran bulan lalu. Kejadian itu membuat pembangkit listrik harus ditutup sementara selama empat hari.

Pemerintah Inggris mengatakan insiden peretasan melibatkan generator energi skala kecil. Negara itu juga memastikan sistem energinya tangguh dan tidak ada risiko yang lebih luas.

“Berita ini merujuk pada insiden yang berdampak pada pembangkit energi skala kecil dan tidak berisiko pada sistem energi yang lebih luas,” kata juru bicara Departemen Keamanan Energi dan Net Zero, dikutip dari The Guardian, Senin (24/8/2026).

“Inggris memiliki sistem energi yang tangguh. Kami bekerja sama erat dengan sektor energi untuk melindungi infrastruktur dan memastikan standar keamanan tinggi,” imbuhnya.

Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) juga mengatakan belum mendapatkan laporan adanya gangguan dari operator pembangkit listrik yang terdampak.

Insiden peretasan ini disebut partai Konservatif setempat sebagai jenis peperangan baru. Inggris perlu memprioritaskan adanya keandalan dan keamanan sistem energi.

Juru bicara partai, Claire Coutinho juga menyoroti negara yang bergantung pada impor gas dan listrik. Karena hal ini menjadi salah satu penyebab Inggris menjadi lebih rentan.

“Dengan bergantung pada impor gas dan listrik serta gagal membangun pembangkit gas atau nuklir yang cukup andal sebagai cadangan dalam negeri, kita jadi lebih rentan,” dia menambahkan.

Iran telah mengingatkan target sasarannya adalah pangkalan yang digunakan oleh Amerika Serikat (AS). Inggris diketahui mengizinkan AS melancarkan serangan apapun dari pangkalan di negara tersebut.

Terkait ancaman tersebut, Inggris menegaskan siap membela diri.

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *