Jakarta, CNBC Indonesia — PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) telah menyelesaikan transaksi material berupa pengambilalihan saham PT Deli Pratama Angkutan Laut (DPAL). Perseroan mengungkapkan bahwa transaksi dilakukan dengan Resources Global Development Limited (RGD) sebagai pihak penjual.
Melalui transaksi ini, PKPK mengakuisisi sebanyak 6.125 saham Seri A milik RGD di PT Deli Pratama Angkutan Laut. Jumlah saham tersebut merepresentasikan 50,52% dari saham Seri A, atau setara dengan 49% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh yang sebelumnya dimiliki oleh RGD. Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai Rp890 miliar.
“Rencana Pengambilalihan tersebut telah disetujui oleh pemegang saham independen dalam Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Sahan Independen yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juni 2026,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/7/2026).
Perseroan mengumumkan bahwa pada 17 Juli 2026 telah dilakukan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) saham sebagai pelaksanaan rencana akuisisi yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan pemegang saham independen.
Manajemen PKPK menilai akuisisi ini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kinerja keuangan perseroan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa perkapalan dan transportasi laut, DPAL dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung rantai pasok industri pertambangan, khususnya pengangkutan batu bara.
“Maka hal ini dapat meningkatkan laba perseroan, menciptakan sinergi usaha dan efisiensi operasional Perseroan memiliki entitas anak di bidang pertambangan batu bara,” tulis manajemen.
Selain itu, akuisisi tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi bisnis antar entitas dalam grup usaha PKP sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, terutama terhadap anak usaha yang bergerak di sektor pertambangan batu bara.
Sementara itu, sebelumnya terjadi perubahan struktur kepemilikan saham di PKPK. Deli Putra Bangsa seluruh saham PKPK atau sebanyak 900 juta unit.
RGD menyerap 612 juta, sehingga setelah transaksi kepemilikannya di PKPK menjadi 51%. Sisanya atau 288 juta digenggam oleh PT Deli Pratama Nusantara, sehingga perusahaan memiliki 24% saham PKPK.
Seiring dengan transaksi tersebut, manajemen PKPK mengatakan bahwa setelah transaksi tersebut tidak terjadi perubahan atas permodalan, total saham, pengendali, dan penerima manfaat akhir.
Mengutip data pasar, transaksi RGD dilakukan melalui pasar negosiasi dengan rata-rata harga Rp 1.600. Dengan demikian total nilai transaksi mencapai Rp 979,2 miliar.
(mkh/mkh)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment