Jakarta, CNBC Indonesia – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan sumur pengembangan Akasia Maju (AMJ)-005 yang dioperasikan PT Pertamina EP (PEP) Zona 7 berhasil mencatatkan hasil positif dengan produksi awal sementara mencapai 410,4 barel minyak per hari (BPH).
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, pengeboran sumur AMJ-005 dimulai pada 22 Juni 2026. Kemudian pada 20 Juli 2026 sumur tersebut berhasil menjalani uji produksi dengan hasil sementara sebesar 410,4 BOPD.
“Alhamdulillah, PT. Pertamina EP Asset 3 (PT PEP Zona 7) telah melakukan tajak pengeboran sumur Pengembangan Akasia Maju AMJ-005 pada 22 Juni 2026 dan per tanggal 20 Juli 2026 telah berhasil melakukan uji produksi dengan hasil sementara dapat mencapai 410.4 BOPD (choke dengan bean 7 mm),” kata Djoko dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).
Lebih lanjut, Djoko membeberkan sumur tersebut berlokasi di Struktur Akasia Maju, Provinsi Jawa Barat, dengan target utama pengeboran pada Formasi Upper Cibulakan layer F2.
Menurut Djoko, secara operasional, sumur ini dibor secara Directional (J-Type) menggunakan Rig PDSI #28.2/D1000-E (750 HP) hingga kedalaman akhir di 1,550 Meter Measure Depth (mMD) atau 1,390 Meter True Vertical Depth (mTVD) dalam total waktu 29 hari tanpa kecelakaan.
“Mohon dukungan dan doa Bapak- Ibu agar dapat segera diproduksikan, Aamiin YRA,” tambahnya.
(pgr/pgr)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment