Jakarta, CNBC Indonesia – Harga bahan bakar yang terus melambung, membuat banyak orang berpikir untuk beralih dari mobil berbahan bakar fosil ke mobil listrik. Namun perlu diingat, jangan karena merasa butuh, calon konsumen mengabaikan hal tertentu dan terburu-buru dalam memilih mobil listrik.
Sebelum membeli EV, Berikut beberapa hal yang harus jadi perhatian konsumen untuk memiliki mobil listrik:
1. Layanan Purnajual dan Ekosistem
Tidak dimungkiri, layanan purnajual menjadi salah satu andalan utama di industri otomotif, tidak terkecuali untuk EV.
Namun karena EV adalah industri baru, pastikan layanan purnajual dan ekosistem pabrikan yang dipilih sudah terbangun demi memudahkan saat terjadi masalah yang tidak diinginkan.
Adapun ekosistem yang dimaksud juga termasuk ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Saat ini, beberapa brand EV telah menghadirkan jaringan pengisian daya yang luas dan terintegrasi, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk mengisi daya di berbagai lokasi. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah karena perjalanan tetap nyaman dilakukan tanpa harus bergantung pada satu jenis atau jaringan stasiun pengisian tertentu.
Dengan ekosistem yang semakin lengkap dan mudah diakses, pengguna dapat menikmati mobilitas yang lebih praktis dan tetap merasa tenang, bahkan saat bepergian ke area yang belum memiliki banyak SPKLU.
2. Garansi Baterai dan Asuransi
Setiap mobil listrik punya masa garansi baterai yang berbeda-beda. Pastikan, pilih kendaraan yang punya masa jaminan paling panjang.
Hal tersebut tentu penting diperhatikan, sebab jika sewaktu-waktu baterai mobil listrik bermasalah dan masih dalam masa garansi, pengguna bisa mengajukan klaim.
Garansi baterai juga ditawarkan oleh VinFast melalui produk VF MPV 7. Konsumen VF MPV 7 yang memilih skema berlangganan baterai bisa mendapatkan baterai gratis selama dua tahun, sehingga membantu mengurangi biaya kepemilikan sejak awal.
Selain itu, VF MPV 7 dilengkapi dengan garansi kendaraan hingga tujuh tahun atau 160.000 kilometer serta garansi baterai hingga sepuluh tahun atau 200.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu.
Selain penghematan awal, kebijakan berlangganan baterai juga menjawab salah satu beban terbesar bagi pengemudi kendaraan listrik, yakni biaya perawatan dan perbaikan. Skema berlangganan ini memastikan baterai tetap terjamin sepanjang pemakaian.
3. Beli Sesuai Kebutuhan
Pastikan mobil listrik yang dibeli sesuai kebutuhan kalian. Misalnya, dari segi model, harga, kecepatan, serta kapasitas baterainya. Jika kalian merupakan konsumen pemula atau entry level, pilihlah mobil listrik yang secara harga dan spesifikasi tidak terlalu tinggi. Namun, jika sudah paham dan punya kesanggupan dana, maka tak ada salahnya membeli produk elektrik yang lebih mumpuni.
Nah sudah tahukan? Pastikan untuk membeli EV yang paling sesuai dengan kebutuhan yah!
(dpu/dpu)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment