Jakarta, CNBC Indonesia – Produk Indonesia terus menancapkan taringnya di pasar internasional. Karena itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) fokus mendongkrak ekspor produk Indonesia demi menopang pertumbuhan ekonomi.
Salah satunya, mendorong produk-produk UMKM Indonesia naik kelas, tidak hanya di pasar dalam negeri, tapi juga di kancah internasional. Dimulai dengan kurasi atas produk-produk UMKM mulai dari ruangan skala terbatas hingga jadi pemain ekspor.
Kurasi skala terbatas itu terjadi di ruang kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, dilabeli “Pilihan Busan”.
“Kita ingin ya produk-produk yang kita kurasi itu tampil pertama awalnya tampil di ruang tamu Mendag dulu. Nanti kan bisa saya kenalkan ke tamu baik dalam negeri maupun luar negeri ya. Kemudian yang kedua setiap tahun kita fasilitasi ikut Trade Expo Indonesia (TEI),” kata Budi dalam CNBC Indonesia Exclusive Interview, dikutip Jumat (20/10/2026).
“Trade Expo kemarin tanggal 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, “Pilihan Busan” ini kita siapkan booth khusus. Transaksi untuk pilihan Busan sendiri kemarin totalnya US$40 juta (Rp735 miliar),” tambahnya.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memperkenalkan Kerupuk Palembang Pilihan Bu San Sukses Ekspor. (CNBC Indonesia TV) Foto: Menteri Perdagangan, Budi Santoso memperkenalkan Kerupuk Palembang Pilihan Bu San Sukses Ekspor. (CNBC Indonesia TV)
|
Produk-produk tersebut diekspor ke Brasil, Amerika, Belanda, Cina, Taiwan, dan Arab.
“Produk-produk ini kita kurasi ya, itu yang pertama. Yang kedua, kalau produk-produk ini sudah masuk di “Pilihan Busan” maka otomatis dia bisa masuk ke retail modern. Karena sebenarnya ketika masuk di “Pilihan Busan” ini sudah kita kurasi, bahwa benar-benar produk ini bagus,” paparnya.
“Nah ini salah satu untuk mendorong bagaimana pasar di dalam negeri pasar yang besar ini kita isi dengan produk-produk lokal yang berkualitas. Bagaimanapun juga kalau tidak diisi dengan produk berkualitas kita nanti hanya bisa menjadi pasar bagi negara lain. Itu yang terus kita lakukan,” ucapnya.
Salah satu produk lokal yang juga mencetak sukses di pasar ekspor saat gelaran TEI 2026 adalah kerupuk ikan produksi Palembang.
“Kerupuk ini ikut trade expo. Dapat transaksi dari Belanda, China, Taiwan, dan Arab. Dari Belanda aja US$10 juta (setara US$181,75 miliar). Ini UMKM, kerupuk dari Palembang, namanya Awan Kerupuk,” kata Budi.
Budi mengatakan, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kemendag mempunyai tiga program utama. Yaitu, pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan dari lokal untuk global. Termasuk, mengamankan pasar dalam negeri dengan produk UMKM berkualitas, sekaligus mendorong ekspor produk UMKM.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memperkenalkan Kerupuk Palembang Pilihan Bu San Sukses Ekspor. (CNBC Indonesia TV) Foto: Menteri Perdagangan, Budi Santoso memperkenalkan Kerupuk Palembang Pilihan Bu San Sukses Ekspor. (CNBC Indonesia TV)
|
(dce/dce)


Leave a comment