Home Finance Update Terbaru Perang AS-Iran Melebar, 4 Kota Saudi Dibombardir Houthi
Finance

Update Terbaru Perang AS-Iran Melebar, 4 Kota Saudi Dibombardir Houthi

Share
Update Terbaru Perang AS-Iran Melebar, 4 Kota Saudi Dibombardir Houthi
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas dan meluas ke kawasan Teluk. Kelompok Houthi di Yaman dilaporkan menyerang empat kota di Arab Saudi, sementara militer AS menghantam sejumlah kapal tanker minyak Iran.

Houthi, kelompok yang didukung Iran, mengklaim melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah sasaran di Arab Saudi. Serangan menyasar pangkalan udara di Kota Khamis Mushait serta aset perusahaan minyak negara Saudi di tiga kota Abha, Najran dan Jazan, menewaskan fasilitas minyak dan melukai 73 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Otoritas Saudi melaporkan kebakaran terjadi di sejumlah lokasi yang diserang. Citra satelit NASA juga memperlihatkan kepulan asap hitam di atas kilang minyak Jazan serta asap putih dari pusat distribusi minyak di Abha, menandakan dampak serangan cukup signifikan.

Di saat yang sama, AS menyatakan telah menghancurkan lima kapal pengangkut minyak mentah Iran. Komando Pusat AS mengatakan empat kapal dihantam di Teluk Oman dan satu lainnya di dekat Pulau Kharg setelah kapal-kapal tersebut dikaitkan dengan jaringan yang mendanai Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Iran terus berupaya menyerang kapal-kapal angkatan laut AS, dan setiap kali mereka melakukan atau mencoba melakukan hal itu, mereka akan kehilangan kapal tanker,” kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Kolombia, seperti dikutip Reuters, Rabu (9/9/2026).

Iran kemudian membalas dengan mengklaim meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di dekat Al Azraq, Yordania timur. Klaim tersebut belum segera mendapatkan konfirmasi dari pemerintah Yordania maupun militer AS. Ketegangan juga meningkat setelah Iran mengancam menargetkan kapal tanker minyak di pelabuhan Kuwait dan Bahrain.

Komando Pusat AS menyebut kapal-kapal tanker yang dihancurkan sebelumnya telah diperintahkan untuk mengevakuasi awak sebelum serangan dilakukan.

“Pasukan Amerika memerintahkan awak kapal untuk meninggalkan kapal sebelum kapal-kapal itu dihantam dan dibuat tidak dapat beroperasi lagi,” kata pernyataan tersebut.

Rangkaian serangan itu terjadi setelah harga minyak Brent melonjak ke level tertinggi sejak 23 Juli, meski masih bertahan di bawah US$100 per barel. Perluasan serangan hingga Arab Saudi dan ancaman terhadap jalur pelayaran membuat perang semakin berisiko mengganggu pasokan energi, sementara Washington juga memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran melalui sanksi baru terhadap sektor penerbangan dan upaya membatasi ekspor minyak Teheran.

(tfa/tfa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *