
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah RI terus memperkuat pembangunan Infrastruktur digital nasional sebagai upaya mempercepat transformasi digital dan mendorong kemajuan ekonomi digital nasional.
Dalam upaya memperkuat infrastruktur digital RI, PT Infra Fiber Teknologi (IFT) menghadirkan RAIA Grid sebuah platform infrastruktur digital berbasis Artificial Intelligence (AI). President Director & Chief Executive Officer PT Infra Fiber Teknologi (IFT), Hendri Mulya Syam mengatakan RAIA Grid hadir sejalan dengan perubahan komunikasi hingga perubahan kebutuhan data untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi era kecerdasan buatan saat ini.
Kian masifnya pembangunan data center membuat kebutuhan infrastruktur digital berbasis digital semakin relevan. RAIA Grid yang merupakan hasil Kerjasama Arsari Group dan PT Indosat Tbk memastikan fokusnya dalam membangun pondasi infrastruktur digital yang berkapasitas tinggi, latensi yang rendah dan akses terbuka sehingga bisa dipakai oleh infrastruktur digital lainnya.
Meski demikian, saat ini peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur digital yang dapat mengejar kecepatan perkembangan AI masih menjadi tantangan RI.
Seperti apa arah pengembangan infrastruktur digital RI? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan President Director & Chief Executive Officer PT Infra Fiber Teknologi (IFT), Hendri Mulya Syam dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 17/09/2026)
Leave a comment