Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar mobil multi purpose vehicle (MPV) premium di Indonesia kedatangan pemain baru dan mengancam pemain lama seperti Toyota Alphard. Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan WEY G9 Hi4 dengan membawa teknologi hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), serta menyasar kebutuhan mobil keluarga untuk penggunaan dalam kota hingga perjalanan jarak jauh.
Indonesia menjadi salah satu pasar penting untuk segmen MPV karena karakter mobilnya yang memungkinkan digunakan dalam berbagai kebutuhan. GWM melihat celah tersebut dengan menawarkan satu model yang menggabungkan kenyamanan MPV premium dengan fleksibilitas teknologi elektrifikasi.
“Indonesia adalah negara dengan pasar MPV terbesar di dunia. Dan sesuai dengan namanya multi purpose vehicle, maka kendaraan MPV memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dalam berbagai skenario,” kata Chief Executive Officer (CEO) GWM Indonesia Bagus Susanto saat peluncuran WEY G9 Hi4 di ICE BSD, Jumat (11/9/2026).
GWM menghadirkan dua pilihan sistem penggerak pada WEY G9 Hi4, yakni hybrid electric vehicle (HEV) dan PHEV. Untuk varian PHEV, mobil ini mengandalkan teknologi Hybrid Intelligence Four-Wheel Drive (Hi4) yang menyalurkan tenaga ke empat roda.
Teknologi elektrifikasi tersebut menjadi salah satu cara GWM menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda di segmen MPV premium. Varian PHEV juga dirancang untuk penggunaan harian dengan memanfaatkan tenaga baterai, sekaligus tetap memiliki mesin bensin untuk perjalanan yang lebih jauh.
Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan WEY G9 Hi4 di ICE BSD, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan WEY G9 Hi4 di ICE BSD, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
|
Dari sisi kabin, WEY G9 Hi4 membawa konfigurasi tiga baris dengan sejumlah fitur kenyamanan yang menyasar konsumen MPV premium. Kursi baris kedua dilengkapi fitur zero gravity, material Nappa leather, pijat 10 titik, hingga ventilasi pendingin. Khusus PHEV, tersedia pula cool box.
GWM membekali WEY G9 Hi4 dengan tenaga hingga 463 kW dan torsi 782 Nm. Sementara varian PHEV menghasilkan tenaga 387 kW dan torsi 642 Nm, dengan kemampuan berkendara hingga 170 km hanya menggunakan tenaga baterai.
“Melalui varian PHEV, GWM WEY G9 Hi4 menjadi The First Luxury MPV yang hadir dengan teknologi PHEV, sekaligus yang pertama dan satu-satunya di kelasnya dengan teknologi Hybrid Intelligence Four-Wheel Drive. Dan inilah yang menjadi fondasi dari all scenario,” kata Bagus.
Dengan kemampuan tersebut, GWM tidak hanya membidik penggunaan perkotaan. Varian PHEV diklaim mampu menempuh perjalanan lebih dari 1.000 km dengan kombinasi baterai dan bahan bakar, sehingga konsumen tidak sepenuhnya bergantung pada ketersediaan stasiun pengisian ketika melakukan perjalanan antarkota.
Untuk pasar Indonesia, WEY G9 Hi4 HEV dibanderol Rp1,158 miliar on the road Jakarta, sedangkan versi PHEV dipasarkan Rp1,368 miliar on the road Jakarta. Harga tersebut menempatkannya langsung berhadapan dengan pemain mapan di segmen MPV premium, termasuk Toyota Alphard.
“Untuk GWM WEY G9 Hi4 kami hadirkan dengan harga Rp1.158.000.000,00 on the road Jakarta. Adapun untuk tipe PHEV kami hadirkan dengan harga Rp1.368.000.000,00 untuk on the road Jakarta,” ujar Bagus.
Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan WEY G9 Hi4 di ICE BSD, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan WEY G9 Hi4 di ICE BSD, Jumat (11/9/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
|
(dce)


Leave a comment