Home Finance Amran-Mentan China Salaman, Sepakat Dongkrak Perdagangan-Ada Sawit Cs
Finance

Amran-Mentan China Salaman, Sepakat Dongkrak Perdagangan-Ada Sawit Cs

Share
Amran-Mentan China Salaman, Sepakat Dongkrak Perdagangan-Ada Sawit Cs
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman ingin memanfaatkan besarnya nilai perdagangan Indonesia dan China untuk menggenjot ekspor komoditas pertanian unggulan nasional. Pada 2025, nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai sekitar US$125 miliar.

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral Amran dengan Menteri Pertanian China Zhang Zhu di Beijing, Senin (2/11/2026).

Zhang menyebut nilai perdagangan ekspor-impor China dan Indonesia pada 2025 mencapai sekitar US$125 miliar. Angka tersebut setara dengan sekitar 25% dari total perdagangan China dengan negara-negara di Asia Tenggara.

Menurut Zhang, besarnya hubungan perdagangan kedua negara menjadi modal penting untuk memperluas kemitraan, termasuk di sektor pertanian. Indonesia juga dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu eksportir utama kelapa sawit dunia.

“Capaian dan potensi tersebut membuka ruang lebih besar bagi China dan Indonesia untuk memperdalam kerja sama, termasuk melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan perdagangan komoditas pertanian,” ungkap Zhang dalam keterangan yang dirilis Kementan RI, dikutip Selasa (3/11/2026).

Merespons peluang tersebut, Amran mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan Indonesia ke pasar China. Beberapa komoditas yang dibidik antara lain kelapa, kopi, dan durian.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar, menjaga kualitas produk, sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian Indonesia.

“Kita ingin kerja sama ini diperkuat. Untuk komoditas yang kita butuhkan, seperti bawang putih dan kedelai, kita harapkan pasokannya semakin baik. Di sisi lain, kita juga ingin memperbesar ekspor komoditas unggulan Indonesia ke China,” kata Amran.

Sementara, Zhang menyampaikan, China akan mendorong pembentukan kelompok kerja atau working group untuk membahas kerja sama sejumlah komoditas unggulan Indonesia, yakni kopi, kakao, dan kelapa sawit.

Pembahasan teknis tersebut diharapkan dapat membantu kedua negara mengidentifikasi peluang perdagangan, sekaligus merumuskan tindak lanjut kerja sama untuk memperkuat ekspor komoditas pertanian Indonesia ke China.




Pertemuan bilateral Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian China Zhang Zhu di Beijing, Senin (2/11/2026). (Dok. Humas Kementan)Pertemuan bilateral Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian China Zhang Zhu di Beijing, Senin (2/11/2026). (Dok. Humas Kementan) Foto: (Dok. Humas Kementan)

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *