Home Finance Australia Larang Warganya Pergi ke Arab Saudi
Finance

Australia Larang Warganya Pergi ke Arab Saudi

Share
Australia Larang Warganya Pergi ke Arab Saudi
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Australia memberi peringatan perjalanan ke warganya. Melalui akun instagram resmi Kedutaan Besar Australia 26 Oktober, negara itu meminta warganya untuk “tidak bepergian” ke Arab Saudi.

“Kami terus mengimbau agar tidak bepergian ke Arab Saudi karena situasi keamanan yang tidak menentu,” tulisnya di akun ausembksa, dilihat CNBC Indonesia, Rabu (28/10/2026).

“Anda sebaiknya menunda rencana perjalanan apa pun ke Arab Saudi, termasuk perjalanan untuk tujuan keagamaan,” tambahnya.

Bagi warga yang terlanjur berada di Arab Saudi dan memutuskan untuk pergi, serta jika kondisi dirasa aman, Kedutaan Australia meminta warga mempertimbangkan untuk menggunakan kendaraan pribadi, kereta api, atau bus sebagai alternatif perjalanan udara. Termasuk untuk mencapai pusat penerbangan (hub) seperti di Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.

“Kami menyarankan untuk tidak bepergian ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, atau Bandara Internasional Abha, mengingat adanya insiden keamanan baru-baru ini yang mengganggu operasional bandara tersebut,” tambahnya.

Ditegaskan Kedutaan Australia bagaimana Kelompok Houthi di Yaman telah mengancam akan menargetkan bandara dan wilayah udara Arab Saudi. Australia meminta warga berhati-hati secara ekstra saat bepergian menuju maupun meninggalkan bandara mana pun di Arab Saudi.

“Perjalanan udara di semua bandara utama mengalami gangguan yang signifikan, dengan penutupan wilayah udara secara berkala, serta pembatalan dan penundaan penerbangan,” tegas Kedutaan Australia lagi.

“Jika Anda tetap memutuskan untuk pergi melalui jalur udara meskipun ada imbauan dari kami, jangan berangkat ke bandara di Arab Saudi sebelum mengonfirmasi ulang penerbangan Anda dengan maskapai atau penyedia layanan perjalanan terkait. Pantau terus informasi terbaru dari maskapai Anda, ikuti arahan otoritas setempat serta staf bandara, dan persingkat waktu keberadaan Anda di bandara mana pun di Arab Saudi,” jelasnya.

“Jika Anda tetap berada di Arab Saudi, bersiaplah untuk berlindung di tempat (shelter in place) sewaktu-waktu, dan pastikan Anda memiliki persediaan makanan, air, serta kebutuhan pokok lainnya yang mencukupi. Jika terjadi serangan, carilah perlindungan di dalam bangunan yang kokoh dan jauhi jendela. Puing-puing yang jatuh akibat intersepsi rudal maupun pesawat nirawak (drone) juga dapat menimbulkan risiko.”

Di kesempatan yang sama, Australia juga mengumumkan bagaimana kelompok Houthi mengancam akan menyerang kantor pusat Aramco di Dammam serta kilang minyak Aramco di Riyadh. Karenanya warga Australia diminta berhati-hati secara ekstra saat berada di dekat infrastruktur minyak dan energi di seluruh wilayah kerajaan.

“Kegiatan merekam video atau memotret infrastruktur vital, operasi militer, peluncuran rudal, atau aktivitas pesawat nirawak adalah tindakan terlarang dan dapat berujung pada tuntutan pidana,” ujar kedutaan lagi mengingatkan.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *