
Jakarta, CNBC Indonesia-Perekonomian Indonesia mayoritas digerakkan oleh investasi dan konsumsi rumah tangga, sehingga peranan swasta cukup penting dalam menopang perekonomian nasional.
Hal ini disampaikan Ekonom Senior Prasasti Center Piter Abdullah dalam wawancara khusus CNBC Indonesia, dikutip Kamis (6/8/2026).
“Investasi itu kan sebenarnya adalah upayanya dari swasta, jadi ketika swasta itu memiliki trust terhadap perkembangan ekonomi kita, maka swasta akan melakukan investasi dan itu ketika dilakukan, dia akan memunculkan income bagi para pekerja dan itu akan mendorong konsumsi rumah tangga. Jadi peran dari swasta di dalam perekonomian itu menjadi sangat dominan,” kata Piter.
Meski begitu, Ia tidak menapik bahwa peranan pemerintah juga cukup penting. Namun, menurutnya, mesin penggerak ekonomi nasional justru berada di swasta.
“Pemerintah adalah kunci, pemerintah yang akan menentukan, tetapi mesin penggerak ekonomi itu bukan di pemerintah, tapi ada di swasta,” tegasnya.
Piter menjelaskan, dengan memperkuat kebijakan-kebijakan pemerintah yang lebih jelas dan terarah, maka kepercayaan swasta akan semakin terbentuk dan swasta akan lebih percaya untuk melakukan investasi dan ekspansi.
“Sehingga kalau kita gabungkan hal kondisi ini, pemerintah yang menentukan dengan kebijakan-kebijakannya, kebijakan-kebijakan itu hendaknya adalah yang memunculkan kepercayaan, memunculkan keyakinan untuk menggerakkan swasta sebagai mesin utama dari perekonomian Indonesia,” terang Piter.
Oleh karena itu, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8%, pemerintah harus memfokuskan perhatiannya ke faktor domestik, agar bisa memunculkan kembali kepercayaan sehingga sektor swasta bisa melakukan investasi dengan lancar dan mudah.
“Bangunan fondasi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi itu harus dipersiapkan oleh pemerintah, karena itu adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target yang 8%. Fokus itu ada di domestik dan yang harus diperkuat adalah kebijakan-kebijakan yang dapat memunculkan kepercayaan kepada pihak swasta,” ujar Piter.
(chd/mij)
Leave a comment