Citra satelit mengungkap kota Pereira, Kolombia, sebelum dan setelah “gempa terkuat di abad 21” Kolombia mengguncang, dengan magnitudo 7,4.
Citra satelit mengungkap kota Pereira, Kolombia, sebelum dan setelah “gempa terkuat di abad 21” Kolombia mengguncang, dengan magnitudo 7,4.

Citra satelit memperlihatkan kondisi wilayah Pereira, Kolombia, sebelum gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan tersebut. Gempa itu disebut sebagai “gempa terkuat di abad 21” di Kolombia. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Setelah gempa, diperlihatkan bagaimana wilayah yang sama luluh lantak. Salah satu menara Katedral Manizales yang ikonik mengalami kerusakan akibat gempa. Secara keseluruhan, pemerintah meyakini 9.500 bangunan hancur. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Potret ini menunjukkan situasi sebelum gempa dengan atap-atap gedung masih berdiri tegak.(Tangkapan Layar Video Reuters/VANTOR)

Namun di foto ini, terlihat beberapa perbedaan. Di mana guncangan menyebabkan sejumlah gedung apartemen, rumah, sekolah, dan pusat layanan kesehatan retak, miring, hingga hancur menjadi puing-puing. (Tangkapan Layar Video Reuters/VANTOR)

Gempa tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah pelantikan presiden baru Kolombia, Abelardo De La Espriella. Ia kemudian mengunjungi sejumlah wilayah terdampak untuk melihat langsung kondisi warga dan menjanjikan bantuan ekonomi bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal. (Tangkapan Layar Video Reuters/VANTOR)

Kerusakan yang terlihat dalam citra satelit menunjukkan besarnya dampak gempa terhadap permukiman dan fasilitas umum di wilayah terdampak. Pemerintah Kolombia kini berupaya menyalurkan bantuan sekaligus menangani kebutuhan warga yang kehilangan rumah akibat bencana tersebut. Hingga kini 260-an orang dinyatakan meninggal dan 3.770 orang terluka. (Tangkapan Layar Video Reuters/VANTOR)
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident
Leave a comment