Jakarta, CNBC Indonesia – Bank digital masih menawarkan bunga deposito yang relatif tinggi untuk menarik dana masyarakat. Berdasarkan data pada laman resmi dan Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) masing-masing bank yang dihimpun hingga Senin (20/7/2026), bunga yang ditawarkan berada pada kisaran 3,00% hingga 8,00% per tahun.
Bunga tertinggi sebesar 8,00% per tahun ditawarkan Krom Bank melalui produk Krom Max. Allo Bank juga menawarkan total bunga hingga 8,00% per tahun melalui program yang berlaku terbatas hingga akhir Juli 2026.
Namun, nasabah perlu memperhatikan bahwa bunga yang diterima dapat berbeda berdasarkan nominal penempatan, tenor, syarat promo, serta kuota yang tersedia. Suku bunga yang berlaku saat pembukaan deposito tetap mengacu pada informasi yang muncul di aplikasi masing-masing bank.
Berikut daftar terbaru bunga deposito bank digital:
1. Allo Bank
Allo Bank melakukan penyesuaian bunga deposito mulai 10 Juli 2026. Bunga dasar yang ditawarkan berada pada kisaran 5,50% hingga 6,00% per tahun.
Allo Bank juga mencantumkan penawaran total bunga hingga 8,00% per tahun. Angka tersebut bukan bunga reguler untuk seluruh nasabah, melainkan gabungan bunga dasar dan bonus dengan ketentuan tertentu.
Penawaran tersebut berlaku mulai 10 Juli 2026 dan tercantum aktif sampai 31 Juli 2026. Bonus hanya berlaku bagi nasabah yang memenuhi syarat dan ketentuan, serta dapat bergantung pada kuota yang tersedia.
2. Superbank
Superbank menawarkan bunga deposito hingga 7,50% per tahun untuk penempatan mulai Rp500.000 sampai Rp1 miliar. Tenor yang tersedia mulai dari tujuh hari hingga 12 bulan.
3. Krom Bank
Krom Bank menyediakan dua produk deposito, yakni Krom Flex dan Krom Max. Penempatan deposito dapat dimulai dari Rp100.000, dengan batas penempatan gabungan maksimal Rp10 miliar.
Krom Max menawarkan bunga lebih tinggi, tetapi bunga berjalan tidak dibayarkan apabila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo. Sementara itu, pencairan awal Krom Flex memperoleh bunga sesuai tingkat bunga Tabungan Utama yang berlaku.
4. Bank Raya
Untuk Bank Raya, terdapat perbedaan antara produk deposito berjangka dan Saku Jaga Optimal.
Berdasarkan rate board resmi Bank Raya per 20 Juli 2026, bunga deposito rupiah reguler berada pada kisaran 3,00% hingga 3,50% per tahun.
Sementara itu, Saku Jaga Optimal menawarkan bunga lebih tinggi hingga 6,00% per tahun. Namun, produk ini merupakan tabungan dengan jangka waktu kunci, bukan deposito berjangka.
5. blu by BCA Digital
blu by BCA Digital menawarkan bluDeposit dengan minimum penempatan Rp1 juta dan tenor mulai satu hingga 12 bulan. Tingkat bunga ditentukan berdasarkan nominal penempatan dan tenor.
6. SeaBank
SeaBank melakukan penyesuaian bunga deposito yang berlaku mulai 1 Juli 2026. Deposito dapat dibuka dengan penempatan minimum Rp1 juta.
7. Bank Jago
Bank Jago menerapkan tingkat bunga berjenjang berdasarkan nominal penempatan. Deposito dapat dibuka dengan dana minimum Rp1 juta dan tersedia untuk tenor satu, tiga, enam, serta 12 bulan.
Promo deposito 14 hari dan tambahan cashback Bank Jago yang berlangsung hingga 10 Juli dan 15 Juli 2026 telah berakhir. Karena itu, tabel di atas hanya menggunakan bunga reguler yang ditampilkan pada halaman resmi Bank Jago.
Nasabah perlu memperhatikan ketentuan penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Tingkat Bunga Penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum saat ini berada di level 3,75% dan berlaku untuk periode 1 Juli sampai 30 September 2026.
LPS menjamin simpanan maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank selama memenuhi persyaratan penjaminan. Salah satu syaratnya adalah tingkat bunga yang diterima nasabah, termasuk manfaat atau bonus tertentu, tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku.
Dengan demikian, deposito yang menawarkan bunga di atas 3,75% per tahun berpotensi tidak masuk dalam cakupan penjaminan LPS.
–
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment