
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan. Teknologi ini bisa membantu pekerjaan, mengolah data, hingga mendukung diagnosis medis. Tapi, ada sisi lain dari perkembangan AI yang jarang terlihat. Di balik cepatnya proses komputasi, ada pusat data yang bekerja tanpa henti. Termasuk kebutuhan air, untuk menjaga mesin-mesin ini tetap dingin. Lalu, seberapa besar kebutuhan air di balik perkembangan AI?
Simak paparan Andi Shalini, selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 09/10/2026) berikut ini.
Leave a comment