Home Finance Elon Musk Serang Orang Kaya India, Ngambek Tidak Dikasih Prioritas
Finance

Elon Musk Serang Orang Kaya India, Ngambek Tidak Dikasih Prioritas

Share
Elon Musk Serang Orang Kaya India, Ngambek Tidak Dikasih Prioritas
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri Starlink, Elon Musk, menuduh sekelompok pihak berkuasa di India secara sengaja menghalangi layanan internet satelitnya agar tetap mempertahankan kekuasaan pasar. Ia menyebut hal itu sebagai tindakan yang merugikan seluruh masyarakat, dikutip dari akun resminya di X, Kamis (8/10/2026).

Dalam unggahannya, Musk menulis secara langsung,””Sayangnya, kami sedang dihalangi oleh kaum oligarki tertentu guna mempertahankan kendali monopoli mereka atas rakyat India. Anda dapat menebak siapa mereka… Ini adalah kejahatan terhadap rakyat India!”

Unggahan itu disampaikan sebagai membalas tweet yang menyebut data yang menunjukkan kesenjangan akses internet di negeri tersebut. Tercatat per Mei 2026, masih ada 11.256 desa di India yang belum terjangkau jaringan 4G. Meski total langganan internet mencapai 1,09 miliar, hanya 440 juta yang berada di wilayah pedesaan. Kepadatan pengguna di desa hanya 48 per 100 orang, jauh tertinggal dibanding kawasan perkotaan yang mencapai 126 per 100 orang.

Musk menegaskan Starlink hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut, tetapi aksesnya justru diblokir. Tuduhan ini langsung memicu beragam tanggapan. Sebagian mendukung, tetapi tidak sedikit yang membalas dengan kritikan.

Salah satunya menyebut jumlah desa yang belum terjangkau itu hanya 1,5 persen dari total 650.000 desa di India, dan pemerintah sendiri sedang memperluas jaringan 5G ke daerah terpencil.

Ada juga yang menyoroti ironi orang terkaya dunia yang menyalahkan orang terkaya di India.

“Seorang miliarder menyalahkan kaum oligarki, itulah gambaran dunia saat ini.”

Pemerintah India sebelumnya telah menanggapi tuduhan serupa dengan menyebutnya tidak berdasar dan keliru. Peraturan yang diberlakukan, termasuk syarat perizinan khusus dan kewajiban penyimpanan data di dalam negeri, dinilai dibuat demi kepentingan nasional serta kesetaraan bagi semua penyelenggara layanan. Tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun.

“Tuduhan ini tidak berdasar dan dipahami secara keliru.”

Peraturan yang diterapkan, menurut pemerintah India, justru bertujuan melindungi hak pengguna, menjaga keamanan siber, serta memastikan ruang digital tetap adil bagi semua pihak, bukan menguntungkan kelompok tertentu.

Pemerintah India telah memberikan izin telekomunikasi kepada tiga penyelenggara layanan komunikasi satelit berbasis orbit non-geostasioner. Ketiga penerima izin tersebut adalah Starlink, Reliance Jio milik keluarga Ambani, dan OneWeb yang antara lain dimiliki Sunnil Mittal. Artinya, Starlink bukan dilarang, melainkan mengikuti prosedur yang sama persis dengan dua pesaingnya.

Namun, izin keamanan untuk ketiga perusahaan tersebut masih dalam tahap penilaian.

“Penilaian keamanan sedang berlangsung bagi ketiga pemegang izin. Setelah proses selesai, barulah perusahaan dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu permohonan alokasi spektrum,” jelas kementerian. “Saat ini ketiga entitas berada pada tahap pengaturan yang sama.”

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *