Home Finance Formasi Baru! Ini Profil 5 Pejabat Kemenkeu yang Dilantik Suahasil
Finance

Formasi Baru! Ini Profil 5 Pejabat Kemenkeu yang Dilantik Suahasil

Share
Formasi Baru! Ini Profil 5 Pejabat Kemenkeu yang Dilantik Suahasil
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja melakukan pergantian pejabat eselon I. Sebanyak lima pejabat dilantik pada hari ini, Jumat (23/10/2026) untuk mengisi sejumlah posisi strategis. Perombakan terjadi di posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen), Direktur Jenderal (Dirjen), hingga Staf Ahli Menteri Keuangan.

Pelantikan dilakukan pada pukul 10.00 WIB di Aula Djuanda, Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Adapun, daftar pejabat yang dilantik Menkeu Suahasil adalah sebagai berikut. 

Astera Primanto Bhakti yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan kini dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal Kemenkeu. Sementara itu, posisinya digantikan oleh Tri Budhianto.

Nufransa Wira Sakti juga resmi dipercaya menjabat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt.) di posisi tersebut.

Adapun Neilmaldrin Noor dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak, sedangkan Hidayat Amir menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Adapun, CNBC Indonesia telah merangkum profil dari kelima pejabat Kemenkeu yang baru dilantik. 

1. Astera Primanto Bhakti – Sekretaris Jenderal

Astera Primanto Bhakti merupakan lulusan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman pada 1990. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Master of Taxation dari University of Denver, Amerika Serikat, pada 1997.

Pria kelahiran 20 Januari 1968 tersebut telah mengabdikan dirinya di Kementerian Keuangan lebih dari 30 tahun. 

Mengutip situs resmi Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Astera memulai tugas pertamanya di Kemenkeu pada 1992 sebagai Penata Muda.

Sebagian besar perjalanan karier awalnya dihabiskan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), khususnya pada bidang peraturan pajak penghasilan serta kerja sama perpajakan internasional.

Pada 2012, Astera dipercaya menjadi Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara di Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 6 Februari 2015, ia dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara.

Kariernya terus berlanjut hingga menduduki sejumlah posisi pimpinan tinggi di lingkungan Kemenkeu.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain:

  • Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, Badan Kebijakan Fiskal (2012-2015).

  • Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara (2015-2017).

  • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (2017-2018).

  • Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (2018-2022).

  • Direktur Jenderal Perbendaharaan (2022-2026).

Astera mulai menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan pada 1 November 2022 dan kembali dikukuhkan untuk jabatan tersebut pada 23 Mei 2025.

Dalam kapasitasnya sebagai Dirjen Perbendaharaan, ia menangani berbagai urusan pelaksanaan anggaran, pengelolaan kas negara, dan sistem perbendaharaan pemerintah.

Setelah hampir empat tahun memimpin DJPb, Astera kini dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan.

2. Tri budhianto – Direktur Jenderal Perbendaharaan 

Tri Budhianto adalah pejabat karier Kemenkeu yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan anggaran dan perbendaharaan negara. 

Melansir dari profil di LinkedIn miliknya, Tri menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya dalam bidang Ekonomi Pertanian. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan studi Perencanaan Wilayah dan Kota. 

Ia telah berkarier di lingkungan Kementerian Keuangan sejak 1997, dengan sejumlah penugasan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Sejumlah jabatan strategis yang pernah dijabat antara lain:

  • Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Riau (tercatat pada 2018).

  • Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bali (tercatat pada 2019).

  • Direktur Pelaksanaan Anggaran, DJPb (tercatat pada 2021-2025).

  • Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, DJA (2025-2026).

Kini, Tri dipercaya mengemban jabatan sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, menggantikan Astera Primanto Bhakti.

3. Nufransa Wira Sakti – Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan

Lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 11 Agustus 1970, Nufransa Wira Sakti merupakan lulusan Sarjana Komputer dari Universitas Gunadarma pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Jepang dan berhasil meraih gelar Master of Economics di bidang Public Finance and Tax Policy dari Yokohama National University pada 2002. 

Nufransa juga meraih gelar Doctor of Philosophy in Law dari Niigata University, Jepang pada 2009. 

Berdasarkan situs Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Nufransa memiliki pengalaman yang cukup panjang di lingkungan Kemenkeu, khususnya di bidang perpajakan hingga komunikasi publik. 

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:

  • Kepala Seksi Direktorat Jenderal Pajak (2003).

  • Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi DJP (2012-2014).

  • Chief Change Management Officer I, Central Transformation Office Kemenkeu (2014-2016).

  • Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu (2016-2020).

  • Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak (2020-2026).

  • Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (2026).

Nufransa mulai menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak pada 31 Januari 2020. Ia kemudian kembali dikukuhkan pada 23 Mei 2025.

Pada 2026, Nufransa juga mendapat penugasan sebagai Plt. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, yang membidangi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai Plt., Nufransa kini resmi dipercaya menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.

4. Neilmaldrin Noor – Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak

Pejabat kelahiran Yogyakarta, 4 Juli 1969 ini merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, pada 1993. 

Ia setelahnya meneruskan pendidikan ke Amerika Serikat dan memperoleh gelar Master of Science in Policy Economics dari Unversity of Illinois at Urbana-Champaign pada 2001. 

Mengutip Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak, Neilmaldrin merupakan pejabat karier yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang administrasi dan pengawasan perpajakan.

Sebagian besar perjalanan kariernya dihabiskan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, baik pada kantor wilayah serta kantor pusat. 

  • Kepala Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara (2015).

  • Kepala Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (2016).

  • Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur II (2017).

  • Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I (2019).

  • Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP (2021).

  • Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II (2023).

  • Direktur Intelijen Perpajakan DJP (2025-2026). 

5. Hidayat Amir – Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional

Hidayat Amir merupakan lulusan Diploma III Akutansi dari Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) pada 1996. 

Pejabat kelahiran Purworejo, 4 Agustus 1974 tersebut kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia dan berhasill memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada 2000. Setelahnya, pada 2004 ia berhasil meraih gelar Magister Sains Ekonomi. 

Hidayat juga menempuh pendidikan doktoral di University of Queensland, Australia, dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Ekonomi pada 2012.

Hidayat memulai langkah kariernya di lingkungan Kemenkeu sejak 1995, sebagai pegawai di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) sampai 2004. 

Setelah itu, Hidayat berkarier sebagai peneliti di Badan Kebijakan Fiskal, termasuk menangani berbagai kajian yang berkaitan dengan kebijakan anggaran dan risiko fiskal.

Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro serta Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kemenkeu.

  • Pegawai Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (1995-2004).

  • Peneliti dan Koordinator Peneliti di Badan Kebijakan Fiskal.

  • Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, BKF (2017).

  • Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF.

  • Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, Sekretariat Jenderal Kemenkeu.

  • Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (2025-2026).

Pada Juni 2025, Hidayat dipercaya menjabat sebagai Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Dalam jabatan tersebut, ia menangani berbagai aspek strategi pembiayaan pemerintah serta pengelolaan portofolio pembiayaan negara.

Dengan pelantikan kelima pejabat eselon I tersebut, sekaligus menambah rentetan pergantian pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan. 

Sejak dilantik pada 14 September 2026, Suahasil telah melakukan dua kali perombakan pejabat di jajaran Kemenkeu. Sebelumnya, pada 21 September 2026, Suahasil melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). 

Berikut adalah daftar lengkap pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan saat ini. 


CNBC INDONESIA RESEARCH 

[email protected]

(evw/evw)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *