Home Finance KKP Ajak Dunia Usaha Kolaborasi dan Inovasi Pengolahan Ikan
Finance

KKP Ajak Dunia Usaha Kolaborasi dan Inovasi Pengolahan Ikan

Share
KKP Ajak Dunia Usaha Kolaborasi dan Inovasi Pengolahan Ikan
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Yudi Nurul Ihsan berharap bisa terus bermitra dan berkolaborasi dengan pengusaha yang berkaitan dengan perikanan untuk menyukseskan generasi emas ke depan.

“Kami di KKP, hubungan dengan pengusaha itu bukan subjek dan objek. Namun sama-sama pelaku namun dengan pembagian tugas yang berbeda. Oleh karena itu, kami harapkan bisa terus bermitra dan kolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik,” kata dia dalam Forum Konsultasi Publik Layanan BBP3KP di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Yudi menegaskan, bahwa penguatan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi. Tetapi juga pada kemampuan menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar.

Hal ini menjadi semakin relevan seiring dengan pelaksanaan program prioritas. Ditambah lagi, Yudi menegaskan, bahwa ada arahan untuk bisa meningkatkan nilai ekspor perikanan hingga dua kali lipat pada 2027.

“Maka khusus dunia usaha, terus inovasi dengan nilai yang tinggi, sedangkan akses pasar serahkan pada kami,” tegas Yudi.

Yudi juga menyebutkan, selain mengoptimalkan ekspor, di dalam negeri juga terus dikuatkan untuk konsumsi ikan. Ke depan, Yudi juga mengatakan bahwa KKP siap untuk me-supply ikan bagi dapur-dapur MBG.

Namun dia menyatakan, bahwa standar mutu juga terus dikuatkan agar tidak ada anak-anak yang mengkonsumsi kan alergi atau gatal-gatal dan ikan menjadi kambing hitamnya. Padahal yang salah, menurutnya, bukan ikannya namun standardnya.

“Silakan inovasi, produk perikanan yang baik, kami mendukung kualitas dan mutu yang baik hingga sampai ke meja makan sesuai standar yang berlaku agar tidak ada lagi keracunan siswa karena ikan. Namun mari pastikan mereka makan ikan dan kecerdasan meningkat,” kata Yudi.

Yudi juga berharap ke depan, masyarakat setidaknya makan ikan dua kali sepekan, yang sudah didukung dengan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Asal tahu saja, terbitnya Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) membawa semangat baru untuk semakin menggaungkan budaya makan ikan di tengah masyarakat.

Tidak hanya mendorong masyarakat untuk lebih gemar mengonsumsi ikan, tetapi juga memperkuat peran pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perikanan dari hulu hingga hilir. Dengan sinergi tersebut, Gemarikan diharapkan semakin konsisten menjangkau seluruh lapisan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan untuk mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. 

(bul/bul)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *