Home Finance Geger Penemuan Harta Karun Rp 1.600 Triliun 3 Kilometer di Bawah Tanah
Finance

Geger Penemuan Harta Karun Rp 1.600 Triliun 3 Kilometer di Bawah Tanah

Share
Geger Penemuan Harta Karun Rp 1.600 Triliun 3 Kilometer di Bawah Tanah
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Penemuan fantastis menghebohkan dunia pertambangan global setelah cadangan emas terbesar di dunia berhasil ditemukan di China. Tak tanggung-tanggung, diperkirakan ada lebih dari 1.000 metrik ton emas terkubur di dalam tanah dengan nilai fantastis mencapai 600 miliar yuan atau setara dengan Rp 1.600 triliun.

Lokasi harta karun raksasa ini terletak di Situs Wangu, Provinsi Hunan. Penemuan bermula ketika para peneliti melakukan pengeboran awal sedalam 2.000 meter dan berhasil menemukan cadangan sekitar 300 ton emas.

Tak berhenti di situ, eksplorasi dilanjutkan dengan pengeboran lebih dalam hingga kedatangan di level 3.000 meter. Hasilnya, total akumulasi emas yang ditemukan di lokasi tersebut melonjak hingga melampaui 1.000 ton.

Dari hasil survei, para peneliti menemukan banyak inti batuan yang kaya akan kandungan emas, termasuk beberapa sampel bijih yang memuat hingga 138 gram emas per metrik ton.

Laman Indian Defense Review mencatat bahwa kepadatan kandungan logam mulia seperti ini sangat jarang ditemukan dalam skala besar.

Keberhasilan ini tak lepas dari langkah Provinsi Hunan yang mengerahkan teknologi eksplorasi mutakhir melalui Biro Geologi setempat, yakni pemodelan tiga dimensi. Teknologi canggih ini memungkinkan para ilmuwan memetakan formasi emas di bawah tanah secara jauh lebih presisi, dikutip dari Indian Defense Review, Senin (14/7/2025).

Berkat teknologi tersebut, titik-titik lokasi pengeboran menjadi jauh lebih akurat. Wakil Kepala Biro Geologi Hunan, Liu, menjelaskan bahwa metode ini sangat krusial untuk memetakan wilayah-wilayah yang benar-benar kaya akan cadangan emas di dalam perut bumi.

“Emas juga ditentukan saat pengeboran di area pinggiran lokasi,” jelas Liu.

Dari sisi makroekonomi, temuan raksasa ini diprediksi bakal menjadi magnet kuat yang menarik gelombang investasi domestik serta memicu minat dari perusahaan-perusahaan tambang global. Selain itu, masifnya proyek di kawasan tersebut juga diyakini akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, mulai dari jaringan transportasi hingga pasokan energi baru di wilayah sekitar.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *