Home Finance Hawala Sarang Pencucian Uang, PPTAK Kasih Peringatan Buat Penggunanya
Finance

Hawala Sarang Pencucian Uang, PPTAK Kasih Peringatan Buat Penggunanya

Share
Hawala Sarang Pencucian Uang, PPTAK Kasih Peringatan Buat Penggunanya
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah laporan dari Financial Action Task Force (FATF) mengungkapkan soal Hawala dan penyedia layanan sejenis lainnya atau HOSSPs (Hawala and Othe Similar Service Providers). Sistem transfer uang ini sebenarnya dapat digunakan untuk tujuan sah, tetapi banyak kasus menggunakannya sebagai pencucian uang.

Laporan itu menyebut peranan underground banking dan hawala and other similar service providers (HOSSPs) dalam fasilitas aliran dana ilegal. Di banyak negara, penyedia layanan harus mendapatkan izin atau terdaftar sebelum memberikan layanan.

Namun ditemukan banyak penyelenggara layanan tidak terdaftar secara resmi. Setidaknya lebih dari 80% yurisdiksi melaporkan identifikasi sistem sebagai salah satu saluran atau teknik utama dalam pencucian uang profesional.

Mengutip laman resmi PPATK, FATF menyoroti sistem underground banking dan HOSSPs mirip seperti struktur bisnis. Bahkan disebut berkembang dengan sangat canggih, beroperasi dalam skala besar, dan dikelola secara komersial.

Para kelompok kejahatan juga terbantu dengan sistem ini karena bisa memindahkan uang lintas negara dalam jumlah besar secara cepat dan komisi yang lebih rendah.

Tujuan pencucian uang ini beragam. Tak hanya untuk perdagangan narkotika atau penyelundupan yang menggunakan uang tunai, namun untuk kejahatan seperti penipuan, kejahatan siber, pendanaan terorisme, permainan dan judi ilegal, dan kejahatan terorganisasi transnasional.

Sistem ini kini kian berkembang yang dikenal sebagai digital hawala. Praktiknya melibatkan penggunaan aplikasi-aplikasi digital dalam proses pencurian uang.

Misalnya penggunaan aplikasi pesan terenkripsi untuk koordinasi, seperti WhatsApp, Telegram dan Signal. Sementara itu transaksi akan menggunakan transfer bank, dompet digital, aplikasi fintech atau sistem pembayaran instan.

Stable coin atau aset virtual lainnya juga dimanfaatkan sebagai saldo dalam transaksi ini.

Keterlibatan perangkat berbasis AI dilaporkan FATF dalam aktivitas ini. Selain itu juga ada pengembangan aplikasi khusus.

“Berbagai perkembangan tersebut semakin meningkatkan efisiensi layanan pencucian uang profesional, mempermudah penyembunyian dana, serta memperluas jangkauan geografis dan meningkatkan ketahanan jaringan pencucian uang profesional berbasis underground banking dan HOSSPs,” tulis PPATK, dikutip Jumat (11/9/2026).

(dem/dem)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *