Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat melaporkan banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (18/6) malam mengakibatkan sebanyak 450 warga mengungsi dan 60 orang masih terjebak banjir.
“450 warga itu mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari banjir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuk Basung, dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (19/7/2026).
Warga terjebak akibat derasnya aliran air sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) dengan 60 jiwa.
“Korban sudah evakuasi mandiri dan ada sebagian dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Agam, Basarnas, PMI, Polri, TNI dan lainnya,” kata AbdulGhafur.
Sementara itu, di Jorong Labuah sebanyak 250 warga mengungsi setelah 20 unit rumah terendam dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter.
Banjir yang melanda dua jorong itu setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah tersebut semenjak Sabtu (18/7) sore sampai malam. Akibatnya sungai Batang Tumayo meluap dan mengenangi rumah warga sekitar sungai itu.
“Ini merupakan banjir yang sering terjadi, karena sungai mengalami pendangkalan pasca-banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025,” ucap Abdul Ghafur.
Perlu diketahui, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini dan banjir sudah mulai menyusut, sehingga sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah mereka. Akan tetapi, warga tetap diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan segera mengungsi saat curah hujan cukup tinggi.
(pgr/pgr)
Add
as a preferred
source on Google
Leave a comment