
Seorang pekerja ban kerik yang enggan disebutkan namanya mengatakan harga murah menjadi salah satu daya tarik ban hasil rekondisi. Menurutnya, proses tersebut tidak membutuhkan biaya produksi seperti pembuatan ban baru karena memanfaatkan ban bekas. “Harga tentu lebih murah, karena tidak ada biaya produksi lagi, cuma diulir ulang,” ujarnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Leave a comment