
Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan program pendidikan luar negeri untuk jenjang S2 dan S3 di luar negeri, dengan skema mirip beasiswa LPDP mirip pemerintah pusat. Program beasiswa Pemprov DKI ini akan dimulai pada 2027.
Untuk tahap awal, beasiswa ini akan diberikan kepada 75 warga DKI Jakarta.
Program tersebut memiliki dasar hukum Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 20 Tahun 2026 yang telah diteken Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 12 September 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ada sejumlah universitas ternama dunia yang akan bekerjasama dengan Pemprov.
“Beberapa perguruan tinggi yang akan membuka diri untuk bisa bekerjasama dengan DKI, salah satu contohnya adalah New York University, Columbia [University],” ujar Pramono, dikutip dari CNN Indonesia.
Soal jurusan yang menjadi prioritas, Pemprov membuka peluang bagi warganya untuk menekuni bidang kreatif. Hal ini sedikit berbeda dengan LPDP yang memprioritaskan jurusan di bidang sains dan teknologi.
“Saya juga memberikan kesempatan untuk mereka belajar tentang menjadi chef, kemudian apa hal-hal berkaitan dengan kreator desain dan sebagainya,” kata Pramono.
Meski menyasar warga berprestasi, Pemprov DKI akan memberikan prioritas kepada masyarakat Jakarta dari keluarga kurang mampu yang mempunyai kemampuan akademik baik.
(hsy/hsy)
Leave a comment