
Jakarta, CNBC Indonesia – Tontonan drama China (dracin) kini menjadi ‘ladang’ baru bagi para penipu online. Bagaimana modusnya?
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengungkap pelaku menawarkan pekerjaan paruh waktu kepada masyarakat penggemar drama China. Selain itu, korban juga ditawari skema pembelian hak cipta yang diklaim dapat memberikan bonus dan keuntungan tertentu di kemudian hari.
Masyarakat dijanjikan memperoleh pendapatan tambahan dari kepemilikan hak cipta tersebut. Keuntungan disebut akan diberikan berdasarkan jumlah penayangan konten yang telah dibeli hak ciptanya oleh peserta.
Satgas PASTI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penawaran yang menjanjikan keuntungan mudah hanya dengan menonton tayangan digital. Masyarakat juga diminta berhati-hati apabila diminta melakukan deposit dana dengan iming-iming memperoleh pendapatan pasif dari aktivitas tersebut.
“Kalau hanya mendepositkan (uang) untuk menonton saja itu cukup, tapi ketika ternyata ada pendapatan lain yang bisa kita dapatkan, seolah-olah kita membeli hak ciptanya, hati-hati terhadap modus-modus seperti itu,” kata Sekretariat Satgas PASTI Hudiyanto.
Ia menambahkan, skema tersebut kerap memanfaatkan ketertarikan masyarakat terhadap konten hiburan populer untuk menarik korban. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis terhadap tawaran investasi atau pekerjaan yang menjanjikan keuntungan tidak wajar tanpa risiko yang jelas.
(hsy/hsy)
Leave a comment