Home Finance Penggunaan AI Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Finance

Penggunaan AI Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Share
Penggunaan AI Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan penyedia teknologi, InterSystems, menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI), interoperabilitas, dan data kesehatan terpercaya dapat meningkatkan layanan kesehatan dan memungkinkan rumah sakit yang lebih ‘cerdas’ di InterSystems Asia READY 2026.

Mengangkat tema, “Are You READY for the Future?”, InterSystems Asia READY 2026 menjadi pertemuan puncak regional yang mempertemukan para eksekutif layanan kesehatan, dokter, pemimpin kesehatan digital, dan pakar teknologi. Forum ini menunjukkan bagaimana platform data yang terhubung memungkinkan solusi AI yang praktis, terukur, dan tepercaya yang memberikan nilai klinis dan operasional bagi organisasi layanan kesehatan.

Direktur Pelaksana Regional, Asia Pasifik, InterSystems Luciano Brustia dan Presiden, InterSystems Don Woodlock menyoroti tiga prioritas untuk transformasi layanan kesehatan, yakni membangun fondasi data tepercaya, memungkinkan interoperabilitas di seluruh sistem, dan menerapkan AI untuk tantangan layanan kesehatan. Data yang terpercaya bisa menjadi Fondasi AI Perawatan Kesehatan Penyedia layanan kesehatan, termasuk rumah sakit, menghasilkan sejumlah besar informasi di berbagai sistem rekam medis elektronik (EHR), laboratorium, pencitraan, dan administrasi, perangkat yang terhubung, dan sumber lainnya.

Ketika data tetap terfragmentasi, organisasi perawatan kesehatan dapat kesulitan untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang pasien dan operasional atau mengoordinasikan perawatan pasien. Interoperabilitas membantu menghubungkan lingkungan ini secara aman dan membuat informasi lebih mudah diakses dan digunakan, memberikan fondasi untuk analitik dan AI untuk meningkatkan pengambilan keputusan klinis, koordinasi perawatan, dan efisiensi operasional.

“Dengan interoperabilitas, organisasi perawatan kesehatan di seluruh Asia Pasifik bergerak melampaui digitalisasi menuju model perawatan yang terhubung dan cerdas,” kata Brustia dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (8/9/2026).

Dia juga mengatakan, Thailand memiliki ekosistem perawatan kesehatan yang kuat dan fokus yang semakin meningkat pada kesehatan digital dan inovasi.

“Peluangnya adalah menghubungkan informasi secara lebih efektif dan menciptakan fondasi data terpercaya untuk membantu organisasi meningkatkan skala AI di seluruh perawatan kesehatan untuk mengubah data menjadi kecerdasan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien dan dokter,” tegas dia.

InterSystems menekankan bahwa AI dalam perawatan kesehatan harus mengatasi kebutuhan klinis dan operasional yang sebenarnya, mulai dari membantu dokter mengakses informasi yang relevan secara lebih efisien hingga mengurangi beban administratif dan meningkatkan alur kerja.

“Pembicaraan seputar AI dalam perawatan kesehatan perlu beralih dari apa yang secara teoritis dapat dilakukannya ke di mana ia dapat memberikan nilai yang berarti,” kata Brustia.

Menurutnya, agar AI bermanfaat dalam perawatan kesehatan, dibutuhkan informasi yang akurat, tepercaya, dan kontekstual.

“Fokus kami adalah pada AI praktis yang mendukung para profesional perawatan kesehatan, meningkatkan alur kerja, dan membantu organisasi memanfaatkan data mereka dengan lebih baik,” tegas Brustia.

Interoperabilitas Memungkinkan Rumah Sakit yang Lebih Cerdas Rumah sakit cerdas biasanya bergantung pada berbagai sistem klinis dan operasional. Interoperabilitas memungkinkan informasi untuk berpindah antar lingkungan ini, sekaligus membantu organisasi memaksimalkan investasi teknologi yang ada.

“Rumah sakit cerdas tidak dapat beroperasi secara efektif ketika informasi penting tetap terperangkap dalam sistem yang terpisah. Dengan menyatukan informasi melalui fondasi data tepercaya, organisasi perawatan kesehatan dapat menciptakan lingkungan yang dibutuhkan agar analitik, AI, dan layanan digital baru dapat beroperasi dalam skala besar,” pungkas Brustia.

Asia READY 2026 menampilkan aplikasi dunia nyata yang mencakup interoperabilitas layanan kesehatan, alur kerja berbasis AI, EHR generasi berikutnya, ekosistem layanan kesehatan yang terhubung, dan arsitektur data modern. Di Thailand, InterSystems dan DataOne mengumumkan inisiatif pada Februari 2026 untuk membangun jembatan data siap AI antara rumah sakit dan perusahaan asuransi, yang mendukung interoperabilitas data layanan kesehatan dan klaim elektronik otomatis. 

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *