
Jakarta, CNBC Indonesia – Sekretariat Kabinet (Setkab) menyebutkan Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengatasi tiga isu utama yang terjadi saat ini.
Isu yang dimaksud mencakup penanganan pemadaman listrik, stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan pelaksanaan program hilirisasi.
Hal itu disampaikan usai Presiden Prabowo rapat bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dalam unggahan instagram @sekretariat.kabinet, Presiden Prabowo menginstruksikan Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) untuk segera mempercepat penanganan pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Kalimantan.
“Menteri Bahlil memastikan pemadaman tersebut disebabkan oleh pemeliharaan jaringan, bukan karena keterbatasan pasokan energi,” tulis unggahan @sekretariat.kabinet, Selasa (4/8/2026).
Selain soal pemadaman listrik, Bahlil juga diarahkan untuk mempertahankan harga jual BBM bersubsidi seperti Pertalite (RON 90) yang saat ini berlaku Rp 10.000 per liter dan Solar Subsidi sebesar Rp 6.800 per liter.
“Terkait harga BBM, Presiden Prabowo mengarahkan agar harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan. Sementara itu, penyesuaian harga BBM nonsubsidi akan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia,” lanjut keterangan @sekretariat.kabinet.
Di samping itu, Prabowo meminta Bahlil untuk memastikan seluruh perusahaan nasional yang memperoleh perpanjangan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) dan mendapat perpanjangan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) menjalankan komitmen melakukan hilirisasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
(wia)
Leave a comment