Home Finance PTBA Memasok Batu Bara ke Pasar Domestik 2x Lipat dari Kewajiban DMO
Finance

PTBA Memasok Batu Bara ke Pasar Domestik 2x Lipat dari Kewajiban DMO

Share
PTBA Memasok Batu Bara ke Pasar Domestik 2x Lipat dari Kewajiban DMO
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memasok batu bara untuk pasar domestik mencapai 54% dari total penjualan sepanjang 2025. Angka ini lebih dua kali lipat dibandingkan dengan kewajiban memasok pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) untuk perusahaan batu bara sebesar 25%.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, besarnya porsi DMO PTBA ini tidak sebanding dengan rata-rata perusahaan batu bara lainnya yang hanya sebesar 25%. Artinya, ada ketidakadilan dalam alokasi untuk pemenuhan pasar domestik.

Oleh karena itu, dia pun meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk perlakuan adil, khususnya untuk alokasi DMO, pada semua perusahaan batu bara nasional.

“Nah, ini yang mungkin isu yang selama ini kan kita DMO, DMO, DMO. Nah, ini yang selalu ya saya sampaikan waktu saya di RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Komisi XII (DPR), saya sampaikan, ‘Pak, DMO tahun 2025 kita 54%. Padahal di peraturan itu 25%. Kenapa? Saya minta keadilan dong, ya kan gitu Pak. Jangan ada perlakuan yang tidak adil gitu’,” tuturnya di Jakarta, dikutip Senin (5/10/2026).

“Terus saya lapor Pak Menteri juga, Pak Menteri ESDM. ‘Pak, kok Bukit Asam kok begini? Kenapa yang swasta kok tidak banyak yang tidak mematuhi?’ gitu kan,” ujarnya.

“Nah, akhirnya Pak Menteri menyampaikan mungkin tata kelola tahun depan akan diubah. Nah, itu yang kita harapkan supaya kita fair, ya kan. Sekali lagi kan tanggung jawab bersama. Jadi jangan keuntungan pribadi terus mengalahkan kewajiban untuk negara, enggak boleh. Ya kita harus negara duluan baru pribadi, kan gitu Pak ya. Harus kita utamakan negara. Itu yang selalu saya sampaikan Pak Menteri. Beliau akan setuju tata kelolanya diubah,” paparnya.

Berdasarkan data PTBA, penjualan batu bara persero sepanjang 2025 tercatat mencapai 45,4 juta ton. Adapun, pasokan DMO persero selama 2025 tercatat sebesar 24,5 juta ton atau 54% dari total penjualan batu bara persero.

Bila mengikuti aturan DMO 25%, seharusnya persero hanya memasok batu bara untuk pasar domestik sebesar 11,8 juta ton.

Sementara selama semester I-2026, PTBA telah menjual 21,10 juta ton batu bara. Dari jumlah penjualan tersebut, realisasi alokasi DMO tercatat sebanyak 9,4 juta ton.

Perkiraan produksi batu bara PTBA hingga akhir tahun ini sekitar 49,5-50 juta ton.

(wia)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *