Home Finance Purbaya Buka-bukaan Soal Kemenkeu Ambil Alih Saham 60% Whoosh
Finance

Purbaya Buka-bukaan Soal Kemenkeu Ambil Alih Saham 60% Whoosh

Share
Purbaya Buka-bukaan Soal Kemenkeu Ambil Alih Saham 60% Whoosh
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah bertemu dengan Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, kemarin (5/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas percepatan penyelesaian berbagai isu strategis sektor BUMN, mulai dari penyempurnaan regulasi perpajakan, pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh, hingga dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Menkeu menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Keuangan dan BP BUMN untuk memastikan proses transformasi BUMN berjalan lebih cepat, memberikan kepastian pelaksanaan kebijakan, serta tetap menjaga prinsip tata kelola yang baik dan keberlanjutan fiskal.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan penyelesaian pengalihan pengelolaan KCJB kepada Kementerian Keuangan. Menkeu menyampaikan bahwa proses tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada pertengahan September 2026 melalui koordinasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Prosesnya akan kita percepat. Mudah-mudahan pertengahan September proses pengalihan pengelolaan KCJB sudah selesai,” ujar Menkeu kepada awak media usai pertemuan, dikutip Kamis (6/8/2026).

Menkeu menjelaskan bahwa pengelolaan KCJB nantinya akan dilakukan melalui salah satu special mission vehicle (SMV) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan.

Skema tersebut disiapkan agar pengelolaan proyek tetap berjalan secara berkelanjutan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung.

Selain membahas KCJB, pertemuan juga menghasilkan kesepahaman untuk mempercepat penyelesaian penyempurnaan regulasi perpajakan guna mendukung proses konsolidasi dan transformasi BUMN.

Kebijakan tersebut diharapkan memberikan kepastian bagi proses restrukturisasi sehingga transformasi BUMN dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Skema Ambil Alih Saham

Setelah pertemuan dengan Danantara, Purbaya memastikan utang Whoosh akan sepenuhnya diambil alih oleh pemerintah. Dengan ketetapan ini, maka Kementerian Keuangan akan mengambil alih saham konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di KCIC. Adapun, konsorsium ini terdiri dari PTPN III, PT KAI dan WIKA (Persero). Namun, Purbaya menegaskan konsorsium ini tidak akan dibubarkan, melainkan diambil alih oleh SMV Kemenkeu.

“Enggak (dibubarkan), konsorsiumnya ada yang dikasihkan saham punya dia ke saya,” kata Purbaya.

Sayangnya, Purbaya tidak mengatakan apa SMV yang akan mengelola saham KCIC tersebut.

“Dialihkan ke Kemenkeu, semuanya dikelola oleh saya, KCIC itu. Tapi nanti akan kita pakai salah satu tangan Special Mission Vehicle (SMV) fiskal kita untuk mengelola itu. Kita kan punya banyak juga, ada SMI, ada yang lain-lain. Jadi enggak langsung jadi tanggung jawab APBN,” ucap Purbaya.

Purbaya pun menegaskan pemegang saham KCIC tidak berubah, yakni sekitar 60% saham dimiliki konsorsium Indonesia dan 40% dimiliki konsorsium China.

“60% ke kita, sekitar 40%. Ada yang lain, masih ada China di situ kan. Sekarang kita tanya ke China juga. Sepertinya mereka masih mau melanjutkan proyek ini,” ujarnya.

Sayangnya, Purbaya tidak menjabarkan lebih lanjut skema pembiayaan utang setelah diambil alih oleh SMV kelak. Dia hanya memastikan utang Whoosh ini tidak akan membebani APBN.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *