Home Finance Santer Kabar Mau Diakuisisi, Bos Emiten RI Ini Buka Suara
Finance

Santer Kabar Mau Diakuisisi, Bos Emiten RI Ini Buka Suara

Share
Santer Kabar Mau Diakuisisi, Bos Emiten RI Ini Buka Suara
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten properti PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) buka suara terkait rencana pengambilalihan saham oleh PT GMP Group Investama. Perseroan menegaskan proses transaksi masih berada pada tahap awal dan hingga kini belum ada perjanjian yang mengikat antara calon penjual dan calon pembeli.

Sebelumnya, PT GMP Group Investama berencana mengakuisisi 51,18% saham ASPI dari pemegang saham pengendali, PT Andalan Sakti Inti (ASI). Jumlah saham yang akan dialihkan mencapai 349.995.000 saham atau seluruh kepemilikan ASI di ASPI.

Melalui penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen ASPI menyampaikan bahwa rencana pelepasan saham oleh ASI dilakukan dalam rangka strategi investasi. Sementara itu, tujuan GMP mengambil alih saham ASPI dipahami sebagai bagian dari strategi investasi sekaligus pengembangan usaha dan ekspansi korporasi.

Perseroan juga menjelaskan tidak terdapat proses penjajakan strategis maupun kerja sama bisnis sebelumnya antara ASI dan GMP. Menurut pengetahuan perseroan, pertemuan kedua belah pihak terjadi sehubungan dengan rencana GMP memperluas kegiatan bisnisnya.

“Saat ini, PT GMP sedang mempersiapkan tahapan uji tuntas. Perseroan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait timeline pelaksanaannya dari Calon Pembeli,” sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa, (28/7/2026).

ASPI juga memastikan hingga penyampaian keterbukaan informasi, ASI belum menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA) maupun dokumen lain yang dipersamakan dengan GMP. Dengan demikian, belum terdapat kesepakatan mengenai syarat transaksi, mekanisme pembayaran, jadwal penyelesaian maupun poin-poin lain yang lazim diatur dalam CSPA.

Perseroan menyebut para pihak masih berada pada tahap pembahasan dan negosiasi awal. Oleh sebab itu, belum ada kesepakatan yang bersifat mengikat terkait rencana pengambilalihan saham tersebut.

ASPI menambahkan target waktu penandatanganan CSPA juga belum dapat ditentukan karena proses due diligence belum dimulai. Penandatanganan perjanjian baru akan dilakukan setelah uji tuntas, pembahasan aspek komersial dan hukum, serta negosiasi seluruh persyaratan pendahuluan selesai.

Mengenai tujuan akuisisi, perseroan mengaku tidak memperoleh informasi secara rinci dari GMP. Namun, ASPI memahami bahwa transaksi tersebut ditujukan untuk mendukung strategi investasi dan pengembangan usaha calon pembeli.

Adapun mengenai tahapan pelaksanaan pengambilalihan, ASPI menjelaskan setelah due diligence selesai dan hasilnya dinilai memuaskan kedua belah pihak, proses akan dilanjutkan dengan penandatanganan CSPA, kemudian Perjanjian Jual Beli Saham (Shares Purchase Agreement/SPA), pelaksanaan pengambilalihan saham ASI oleh GMP, hingga penawaran tender wajib sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, mekanisme teknis pengambilalihan saham, termasuk apakah transaksi akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus, juga belum ditentukan. Perseroan menyatakan rincian tersebut baru akan dituangkan dalam perjanjian definitif yang hingga kini belum ditandatangani.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *