Home Finance Sudah 100 Tahun Punah, Hewan Ini Tiba-Tiba Muncul di Wilayah RI
Finance

Sudah 100 Tahun Punah, Hewan Ini Tiba-Tiba Muncul di Wilayah RI

Share
Sudah 100 Tahun Punah, Hewan Ini Tiba-Tiba Muncul di Wilayah RI
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Peneliti berhasil mendokumentasikan kembali blue-fronted lorikeet dalam ekspedisi 14 hari di Pulau Buru, Indonesia. Burung endemik Indonesia itu sempat menghilang dari catatan selama hampir 100 tahun.

Sebelumnya, ilmuwan hanya mengenal spesies tersebut dari tujuh spesimen yang dideskripsikan pada 1920-an. Foto hasil jepretan Craig Robson saat tur Birdquest pada 2014 kemudian menjadi bukti keberadaan burung langka tersebut.

Pada April 2026 dilakukan perjalanan ke wilayah Gunung Kapalatmada. Sekelompok pengamat berhasil melihat langsung dua burung Blue-fronted lorikeet.

“Kami melihat dua burung kecil terbang ke pohon di dekatnya, jadi saya mengambil teropong untuk melihat jenis burung apa salah satunya. Saya senang saat menyadari itu burung blue-fronted lorikeet,” jelas Direktur Pencarian Burung Hilang, John C. Mittermeier, dikutip dari IFL Science, Senin (29/6/2026).

Warna burung itu tidak seperti namanya biru, melainkan hijau limau terang dengan paruh oranye. Sayangnya, mereka tidak sempat memotret karena burung itu terbang terlalu cepat.

Beberapa hari kemudian, burung lorikeet lain kembali muncul dan berhasil diambil gambarnya. Ini menjadi foto baru pertama sejak 2014 lalu.

Tim ekspedisi juga berhasil merekam suara burung tersebut. Namun mereka tak yakin berapa banyak burung lorikeet yang tersisa hingga kini.

Koordinator Maluku di Burung Indonesia, Benny A. Siregar mengatakan tantangan keberadaan Lorikeet berasal dari deforestisasi dan aktivitas pertambangan.

“Catatan penampakan yang langka menunjukkan penggunaan habitat yang terbatas,” ucapnya.

Temuan burung langka ini menyoroti cara spesies bisa bertahan hidup, meskipun berada di lokasi terpencil. Termasuk juga menjadi tantangan untuk bisa melestarikan hutan.

“Saya berharap lebih banyak orang bisa melihat dan mempelajari lebih lanjut soal burung-burung ini. Pada saat bersamaan juga berharap lebih banyak orang peduli dan berpartisipasi dalam melestarikan hutan yang tersisa di Pulau Buru,” kata pemandu dan pemimpin tur Birdtour Asia, Sumaraja.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *